Berita

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan pidato di acara puncak perayaan HUT ke-61 Golkar di Istora Senayan, Jakarta. (Foto: tangkapan layar YouTube)

Politik

Bahlil Usul Pilkada Kembali Lewat DPRD, Biar Tak Pusing-Pusing

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 02:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Istora Senayan kembali jadi saksi manuver politik elite. Di panggung doa bersama Puncak HUT ke-61 Partai Golkar, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia melontarkan usulan kepala daerah kembali dipilih lewat DPRD.

"Banyak pro kontra. Tapi setelah kami kaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai pemilihan lewat DPRD kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing," kata Bahlil, di hadapan ribuan kader Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat malam, 5 Desember 2025.

Usulan itu bukan tembak sembarangan. Menurut Menteri ESDM itu, Golkar sudah lama mengkaji soal Pilkada langsung yang dinilai menyedot energi, biaya besar, dan sering memicu konflik di daerah.


Acara doa bersama bertajuk Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju ini turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, serta jajaran pimpinan partai politik nasional.

Bahlil memastikan, gagasan kepala daera dipilih DPRD tidak asal lempar. Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada bakal digulirkan tahun depan. Semua akan diajak duduk bareng.

"Ini agar pembahasannya komprehensif, hati-hati, dan cermat. Kita libatkan masukan yang luas. RUU ini harus melalui kajian yang mendalam," tegas Bahlil.

Ia juga mengingatkan, aturan politik tak boleh lagi jadi bola panas yang ujung-ujungnya digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, jangan sampai undang-undang yang sudah disusun dengan susah payah malah dianulir atau diubah MK.

"Saya khawatir, UU sudah jadi, sampai di MK, MK membuat yang lain, bahkan bisa membuat norma baru. Ini perlu kita kawal bersama agar persoalan ini kita lakukan dengan baik," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya