Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)
"Tujuannya supaya ada pengurangan jumlah dari 1.038 orang. (Jumlah) itu termasuk terlalu besar," kata Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie di Jalan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis, 4 Desember 2025.
Menurut Jimly, secara spesifik seharusnya polisi mempertimbangkan untuk membebaskan aktivis perempuan, difabel, dan anak yang masih ditahan.
Populer
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Senin, 29 Desember 2025 | 00:40
Senin, 29 Desember 2025 | 01:10
Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54
Senin, 29 Desember 2025 | 08:40
Senin, 29 Desember 2025 | 13:09
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
UPDATE
Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59
Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43
Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23
Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59
Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42
Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02