Berita

Xiaomi SU7 (Xiaomi)

Bisnis

Xiaomi Cetak Sejarah Jual 500.000 EV dalam Tiga Tahun

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 07:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Xiaomi baru saja mencatat sejarah di industri otomotif. Hanya tiga tahun sejak mengumumkan masuk ke dunia mobil listrik, Xiaomi EV sudah berhasil mengirimkan 500.000 kendaraan secara kumulatif. 

Angka setengah juta unit yang dicapai pada 20 November itu terasa makin luar biasa mengingat Xiaomi sebenarnya termasuk pemain yang terlambat terjun ke pasar EV yang kompetitif dan membutuhkan modal besar.

Dikutip dari Arena EV, Kamis 4 Desember 2025, di tahun 2025 saja, Xiaomi EV bergerak lebih cepat dari proyeksi internal mereka sendiri. Awalnya, perusahaan menargetkan pengiriman 300.000 unit. Target itu kemudian dinaikkan menjadi 350.000 unit pada Maret, dan tetap berhasil tercapai satu bulan lebih cepat dari jadwal.


Bahkan, Xiaomi kini optimistis total pengiriman sepanjang 2025 akan menembus 400.000 kendaraan. Pada November, pengiriman bulanan kembali melampaui angka 40.000 unit, sebuah bukti bahwa Xiaomi bukan hanya mengejar ketertinggalan tapi mulai memimpin di beberapa segmen.

Kecepatan perkembangan Xiaomi EV terlihat jelas dari linimasa perjalanannya. Perusahaan teknologi yang sebelumnya fokus di ponsel dan alat rumah tangga ini mengumumkan niat membuat mobil pada 30 Maret 2021, dan dalam waktu hanya tiga tahun, model pertama mereka -- sedan listrik Xiaomi SU7 -- sudah diluncurkan pada 28 Maret 2024, dengan pengiriman dimulai pada 3 April 2024. Perjalanan dari konsep ke produksi massal berlangsung sangat cepat untuk ukuran industri otomotif.

Strategi produk Xiaomi pun terbukti tepat sasaran. SU7 langsung ditempatkan sebagai pesaing Tesla Model 3, sementara versi performa tinggi SU7 Ultra hadir pada Februari tahun ini untuk mengisi ruang permintaan premium. Tidak berhenti di sedan, Xiaomi juga merambah pasar SUV melalui Xiaomi YU7 yang diluncurkan pada 26 Juni untuk menantang Tesla Model Y yang menjadi pemimpin segmen tersebut.

Tingginya volume pengiriman ini juga memberikan efek positif pada laporan keuangan. Pada kuartal ketiga, divisi bisnis inovatif Xiaomi -- termasuk EV dan AI -- berhasil mencatat laba kuartalan pertamanya, menandai titik balik dari investasi besar yang selama ini mereka gelontorkan.

Melihat perjalanan kilat Xiaomi menuju 500.000 pengiriman, banyak yang menilai perusahaan teknologi ini telah menetapkan standar baru dalam kecepatan disrupsi pasar EV. Sebagai perbandingan, Tesla membutuhkan lebih dari 15 tahun untuk mencapai jumlah pengiriman yang sama.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya