Berita

Pemilik PT Rapetu, Khalilur R Abdullah Sahlawiy. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Anggota DPR Khilmi Terancam Dilaporkan ke MKD

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 00:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengusaha tambang Khalilur R Abdullah Sahlawiy berencana melaporkan seorang anggota DPR ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas dugaan pelanggaran etik.

Khalilur yang akrab disapa Gus Lilur ini berencana melaporkan legislator dapil Jawa Timur, Khilmi lantaran diduga mencatut perusahaan tambang miliknya, PT Ranggalawe Pendiri Tuban (Rapetu) tanpa izin.

"Yang bersangkutan anggota DPR maka saya akan melaporkan Khilmi ke MKD. Ini jelas pelanggaran etik,” kata Gus Lilur kepada wartawan, Rabu, 3 Desember 2025.


Gus Lilur menjelaskan, perusahaannya dicatut dalam perkara PT Cemara Laut Persada (CLP) yang sedang ditangani Mabes Polri. PT CLP ini dikaitkan dengan Khilmi.

Namun demikian, Gus Lilur memastikan perusahaannya tidak pernah menjalin kerja sama dengan PT CLP. Pencatutan PT Rapetu telah merugikan Gus Lilur karena sudah lama tidak melakukan aktivitas penambangan galian C.

“Ini jelas pidana. Dia mencatut nama perusahaan saya untuk mendapatkan keuntungan,” tegasnya.

Sementara itu, kuasa hukum PT Rapetu, Ide Prima Hadiyanto mengaku kliennya baru mengetahui ada pencatutan perusahaan tanpa izin setelah perkara PT CLP diusut Mabes Polri.

Perkara dimaksud adalah penjualan limestone ke JIIPE/PT BKMS. Dalam perkara ini, PT CLP menjadi perusahaan pemasok bersama PT Akbar Aura Jaya (AAJ).

Saat pemeriksaan mengerucut ke PT CLP, barulah kliennya mengetahui PT Rapetu turut dicatut.  

“Di sinilah baru diketahui nama PT Rapetu dicatut oleh PT CLP untuk menambang. Sebab, hanya PT Rapetu yang memiliki IUP dan OP,” jelas Ide.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya