Berita

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman. (Foto: RMOL)

Politik

Habiburokhman Pastikan Polri Tetap di Bawah Presiden: Saya Orangnya Prabowo

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 15:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan tetap berada di bawah presiden sebagaimana diatur dalam Tap MPR Tahun 2000.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman menepis isu yang sempat beredar saat Pilpres 2024 bahwa kedudukan Polri tidak berada di bawah presiden jika Prabowo Subianto menjadi kepala negara. 

"Waktu itu ada isu kalau Pak Prabowo jadi presiden maka Polri tidak di bawah presiden langsung. Saya sebagai orangnya Pak Prabowo, orangnya presiden menegaskan itu dibantah dengan tegas," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 3 Desember 2025.


Aturan Polri berada di bawah presiden sudah sangat jelas dalam Tap MPR Tahun 2000. Dalam Ketetapan MPR No. VII/MPR/2000, Polri berada langsung di bawah Presiden dan dipimpin oleh Kapolri yang diangkat dan diberhentikan oleh presiden dengan persetujuan DPR.

Aturan inilah yang dipegang teguh Presiden Prabowo sebagai amanat reformasi.

"Itu menurut saya sangat strict sebagai evaluasi dari praktik sebelumnya ketika kepolisian tidak berada di bawah langsung presiden. Jadi komitmen itu disampaikan Pak Prabowo secara tegas dan memang sesuai dengan amanat reformasi," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya