Berita

Rocky Gerung saat jadi pembicara dalam gelaran Winter Talk 2025 di Hiroshima, Jepang pada Senin, 1 Desember 2025. (Foto: Dokumentasi PPI Hiroshima)

Politik

Rocky Gerung Ajak Diaspora Indonesia di Jepang Bahas Identitas Bangsa

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 20:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Diaspora Indonesia di Jepang diminta meninjau kembali identitas kebangsaan, etika kepemimpinan, serta arah masa depan bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Hal ini ditekankan filsuf publik Rocky Gerung dalam gelaran Winter Talk 2025 yang mengusung tema "Peran Diaspora Indonesia di Jepang: Dinamika Kebangsaan & Tantangan Kontemporer" yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (PPI Hiroshima) pada Senin, 1 Desember 2025.

“Identitas itu bukan label yang ditempelkan, tetapi proses yang terus dibentuk oleh rasionalitas, memori sejarah, dan keberanian berpikir,” ucap Rocky Gerung dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 2 Desember 2025.


Lanjut Rocky, Ia menegaskan pentingnya keberpihakan pada nalar sebagai fondasi kehidupan berbangsa lewat pendekatan filosofis. Dimana, ini menjadi kerangka utama yang mewarnai seluruh rangkaian diskusi sepanjang acara.

Di sisi lain, Rocky juga mengkritisi kesiapan sumber daya manusia Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Rocky menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam dua aspek penting demokrasi dan rasionalitas.

Dari sini, Rocky menegaskan bahwa pemimpin ideal harus melalui tiga filter utama etikabilitas, intelektualitas, dan barulah elektabilitas.

Demi menjawab persoalan masa depan, Rocky juga membahas tantangan hukum, kecenderungan otoritarianisme, serta perkembangan kecerdasan buatan (AI). 

Tentunya, teknologi tidak boleh menggeser nilai kemanusiaan. 

“Robot dapat menjawab pertanyaan, tetapi tidak memiliki kemampuan merasakan keadilan," jelas Rocky.

"Masa depan bangsa tidak membutuhkan dealer kekuasaan, tetapi leader pemimpin yang bekerja dengan etika, bukan dengan sentimen,” sambungnya.

Sementara itu, dalam acara Winter Talk 2025 ini dihadiri lebih dari 150 diaspora Indonesia dari berbagai daerah di Jepang, terdiri atas mahasiswa, akademisi, peneliti, hingga para profesional.

“Peserta datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari Hiroshima, tetapi juga dari Tokyo, Okayama, Yamaguchi, Kyoto, Yokohama, dan wilayah lainnya. Kami ingin diskusi Winter Talk menjadi tradisi berpikir, bukan sekadar kegiatan yang datang sekali lalu menghilang,” kata Ketua PPI Hiroshima, Reza Abdullah.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya