Berita

Ketua Komisi V DPR Lasarus. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Komisi V DPR Tunda Rapat Nataru Gegara Menhub Tinjau Banjir

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 16:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi V DPR terpaksa membatalkan rapat kerja bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Korlantas Polri, BMKG, dan Basarnas, untuk membahas persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada hari ini, Selasa, 2 Desember 2025. 

"Saya rasa, rapat tidak saya mulai dulu ya, nanti kita akan lanjut hari Senin," kata Ketua Komisi V DPR Lasarus di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Legislator PDIP ini menjelaskan rapat ditunda karena Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi harus terbang ke lokasi bencana di wilayah utara Sumatera. Menurutnya, penanganan bencana saat ini menjadi fokus utama.


"Jadi Menteri Perhubungan sebagai leader dari Nataru ini minta izin dari tadi malam. Tadi pagi sudah terbang bersama Dirjen Udara menuju lokasi bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat," ungkap Lasarus.

Ia mengatakan kondisi di wilayah bencana saat ini jauh lebih penting. Oleh karena itu, Komisi V DPR sepakat untuk menunda rapat pembahasan Nataru hari ini.

"Kenapa ditunda? Kan ada Wamen? Nah, leader-nya adalah Menteri Perhubungan kalau untuk Nataru itu. Ini kan ada Pak Menteri PU, semua kepala badan, bukan kami tidak menghargai Pak Wamen, kita minta nanti Pak Menteri Perhubungan lah yang bertanggung jawab kepada DPR," ujarnya.

"Kami kan representasi rakyat, sehingga tadi diputuskan oleh pimpinan dengan anggota, rapat ini kita tunda," sambungnya.

Kendati begitu, Lasarus mengingatkan stakeholder terkait untuk mengantisipasi dan mempersiapkan langkah-langkah menghadapi Nataru. Terlebih, adanya potensi cuaca ekstrem yang tengah berlangsung.

"Nataru ini dua tantangan kita tidak gampang. Apakah cuaca ini nanti akan sebaik yang kita inginkan selama Nataru, kita belum tahu. Kemudian tantangan infrastruktur yang ditimbulkan oleh kerusakan akibat bencana ini juga tantangan tersendiri dalam kita menghadapi Nataru ini," demikian Lasarus.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya