Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
Dikutip dari Reuters, pergerakan indeks utama kompak turun. Dow Jones melemah 0,90 persen, S&P 500 turun 0,53 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,38 persen. Kenaikan imbal hasil obligasi menjadi tekanan utama karena membuat investor menjauhi saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga.
Data dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan manufaktur AS kembali menyusut pada November, menandai kontraksi selama sembilan bulan berturut-turut. Pesanan baru melemah dan harga input masih tinggi akibat efek tarif yang berkepanjangan.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Kamis, 23 April 2026 | 10:15
Kamis, 23 April 2026 | 10:06
Kamis, 23 April 2026 | 09:21
Kamis, 23 April 2026 | 09:18
Kamis, 23 April 2026 | 09:15
Kamis, 23 April 2026 | 09:14
Kamis, 23 April 2026 | 09:07
Kamis, 23 April 2026 | 08:58
Kamis, 23 April 2026 | 07:41
Kamis, 23 April 2026 | 07:25