Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
Dikutip dari Reuters, pergerakan indeks utama kompak turun. Dow Jones melemah 0,90 persen, S&P 500 turun 0,53 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,38 persen. Kenaikan imbal hasil obligasi menjadi tekanan utama karena membuat investor menjauhi saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga.
Data dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan manufaktur AS kembali menyusut pada November, menandai kontraksi selama sembilan bulan berturut-turut. Pesanan baru melemah dan harga input masih tinggi akibat efek tarif yang berkepanjangan.
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Senin, 13 Juli 2026 | 16:19
Senin, 13 Juli 2026 | 16:16
Senin, 13 Juli 2026 | 16:10
Senin, 13 Juli 2026 | 16:06
Senin, 13 Juli 2026 | 16:02
Senin, 13 Juli 2026 | 15:59
Senin, 13 Juli 2026 | 15:53
Senin, 13 Juli 2026 | 15:44
Senin, 13 Juli 2026 | 15:30
Senin, 13 Juli 2026 | 15:16