Berita

Wagub DKI Jakarta, Rano Karno melepas pendistribusian bantuan kemanusiaan untuk korban banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, pada Minggu 30 November 2025. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Pramono Diusulkan Bentuk Tim Khusus Banjir Sumatera

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 05:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan jumlah korban meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera bertambah menjadi 604 orang. Penambahan jumlah korban jiwa tersebut diketahui berdasarkan data di situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB), Senin 1 Desember 2025, yang ter-update pada pukul 21.00 WIB.

Melihat banyaknya korban jiwa serta kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana di Sumatera, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung diusulkan membentuk Tim Khusus Bantuan Kemanusiaan untuk membantu penanganan darurat di wilayah terdampak.

Tim ini dapat melibatkan unsur Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, termasuk lembaga terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta perwakilan masyarakat Jakarta yang memiliki komitmen dalam kegiatan kemanusiaan.


"Bantuan yang dihimpun dapat bersumber dari Gubernur dan Wakil Gubernur, perangkat Pemprov DKI, serta partisipasi masyarakat Jakarta -- sebagaimana praktik yang selama ini juga dilakukan oleh sejumlah pemerintah daerah ketika terjadi bencana nasional," kata Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 2 Desember 2025.

Menurut Sugiyanto, langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa warga Jakarta tidak hanya peduli pada persoalan di wilayahnya sendiri, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat terhadap sesama di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, melalui BPBD serta didukung seluruh BUMD, Pemprov DKI menyalurkan bantuan bagi warga terdampak pada Minggu 30 November 2025. BPBD telah menyalurkan 1.000 paket makanan siap saji, selimut, serta perlengkapan keluarga dan anak. 

Menurut Sugiyanto, bantuan tidak cukup hanya dilakukan oleh Pemprov DKI dan jajaran BUMD, namun juga perlu melibatkan masyarakat Jakarta untuk berpartisipasi memberikan bantuan dan menunjukkan kepedulian kemanusiaan.

"Gerakan ini berlandaskan semangat kemanusiaan, solidaritas, dan tanggung jawab moral sebagai bagian dari bangsa Indonesia," kata Sugiyanto.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya