Berita

Presiden Prabowo Subianto di Tapanuli Tengah, Senin, 1 Desember 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Dari Tapteng, Prabowo Gaungkan Solidaritas Nasional Hadapi Bencana

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 13:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Solidaritas dan kekompakan seluruh elemen bangsa merupakan kekuatan penting Indonesia untuk menghadapi bencana alam. 

Begitu yang disampaikan saat Presiden meninjau langsung wilayah terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Senin, 1 Desember 2025. 

Prabowo mengatakan bahwa menghadapi bencana membutuhkan keteguhan hati dan solidaritas, dan meyakini bahwa semua tantangan bisa dilewati jika semua pihak bersatu.


"Kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas. Semuanya kompak kita atasi," ujar Prabowo saat bertemu warga dan petugas di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi atas gerak cepat berbagai instansi pemerintah dan para relawan yang telah turun memberikan bantuan. 

Ia mengakui bahwa kondisi di lapangan sangat menantang dan membutuhkan kerja terpadu.

"Terima kasih semua pihak, terutama semua instansi yang reaksinya sangat cepat untuk memberi bantuan. Memang kondisi alam sangat menantang, sangat menimbulkan kesulitan. Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami," kata Prabowo.

Prabowo tiba di Sumatra Utara setelah berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Senin pagi. Setibanya di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, ia langsung menuju sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah, termasuk wilayah yang aksesnya terisolasi akibat banjir dan longsor. 

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan standar penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Bencana yang melanda berbagai daerah di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat telah menimbulkan kerusakan signifikan, memutus jalan nasional, merobohkan jembatan, serta memaksa ribuan warga mengungsi. 

Pemerintah melalui BNPB, TNI, Polri, Kementerian PUPR, dan pemerintah daerah terus mengerahkan bantuan darat, logistik, serta armada udara setiap hari untuk menjangkau wilayah yang terputus.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya