Berita

TNI Angkatan Darat mengerahkan 21.707 prajurit untuk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat per Minggu, 30 November 2025 (Foto: Dispenad)

Pertahanan

TNI AD Terjunkan 21.707 Prajurit Hadapi Bencana Sumatra

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 09:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Militer Indonesia bergerak cepat merespons tragedi banjir bandang dan longsor di Sumatra. TNI Angkatan Darat (AD) telah mengerahkan total 21.707 prajurit per Minggu (30/11/2025) untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Donny Pramono, menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan warga dan pemulihan darurat.

"Kami bergerak cepat dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, Polri, serta seluruh unsur terkait. Prioritas kami adalah keselamatan warga dan percepatan pemulihan di seluruh wilayah terdampak,” kata onny Pramono, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 1 Desember 2025.


Pengiriman bantuan dilakukan secara terkoordinasi melalui jajaran Kodam dan satuan teritorial dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari logistik, evakuasi, pendirian dapur lapangan, pemulihan sarana umum, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi.

Adapun bantuan yang dikirim mencakup obat-obatan, makanan siap saji, tenda pengungsian, perlengkapan sanitasi, LCR, alat penjernih air, selimut, hingga tenda serbaguna dan alat rigging(untuk mengangkat beban berat).

Di Provinsi Aceh, prajurit Kodam Iskandar Muda melakukan evakuasi warga, membuka jalur yang tertutup material longsor, serta memperkuat distribusi bantuan.

Sementara di Sumatera Barat, Kodam XX/TIB meningkatkan dukungan alat berat dan penguatan posko akibat dampak banjir bandang. 

Terakhir, di Sumatera Utara, personel TNI AD memfokuskan bantuan pada pemulihan fasilitas umum dan pengiriman logistik menuju wilayah terisolasi.

"Sebagai bagian dari operasi kemanusiaan, pengiriman bantuan lanjutan juga dilakukan melalui pesawat Hercules dan Kapal KRI. Bantuan yang diberangkatkan Minggu, antara lain tenda serba guna, velbed, genset, alat dapur lapangan, kompor lapangan, kompor gas, alat penjernih air portable, aki, ban truk, kantong jenazah, LCR dan OBM, Starlink, obat-obatan antibiotik, serta PUO utama dan cadangan," kata Donny.

Pada Senin, hari  ini,  1 Desember 2025, Kapal KRI akan mengangkut mobil Reverse Osmosis (RO), excavator, jembatan Bailey, dan buldoser.

Sedangkan pada Selasa besok, Kapal ADRI mengangkut ban kendaraan 4x4, ransel kesehatan, tandu lipat, matras lipat, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan wanita, alat mandi, alat dapur lapangan, serta kendaraan Maung.

Dalam kesempatan ini, Donny juga menyampaikan bila Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak turut memberikan bantuan bahan makanan senilai Rp200 juta untuk Aceh, Rp250 juta untuk Sumatera Utara, dan Rp200 juta untuk Sumatera Barat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya