Berita

Suasana kerusakan akibat banjir bandang di pemukiman rumah warga di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padang, Sumatera Barat pada Kamis, 27 November 2025. (Foto: Humas BNPB).

Dunia

Korban Badai Tropis Asia Tenggara Tembus 600 Orang, Terbanyak Indonesia

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 09:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lebih dari 600 orang tewas akibat banjir dan longsor yang melanda Indonesia, Thailand, dan Malaysia setelah hujan deras mengguyur kawasan Asia Tenggara selama sepekan. Badai tropis langka yang terbentuk di Selat Malaka memicu angin kencang dan hujan tanpa henti, memaksa puluhan ribu warga mengungsi.

Dikutip dari Reuters, Senin 1 Desember 2025, data terbaru BNPB hingga Minggu menunjukkan 442 orang meninggal di Indonesia. Sementara Thailand mencatat 170 korban, dan tiga di Malaysia. Total warga yang terdampak di tiga negara ini mencapai lebih dari 4 juta orang, terutama di Thailand selatan dan Indonesia bagian barat.


Di Indonesia, wilayah Sumatera Barat menjadi wilayah paling terdampak, dengan tiga provinsi hancur akibat banjir bandang dan longsor.

Di Indonesia, wilayah Sumatera Barat menjadi wilayah paling terdampak, dengan tiga provinsi hancur akibat banjir bandang dan longsor.

Banyak daerah terisolasi karena jalan tertutup material longsor dan jaringan komunikasi rusak. Tim penyelamat menggunakan helikopter untuk mengirim bantuan ke wilayah yang tidak bisa dijangkau lewat darat.

“Saat air naik, kami lari ketakutan. Ketika kembali, rumah kami sudah hilang,” kata Afrianti (41) di Padang. Ia dan keluarganya kini tinggal di tenda darurat di dekat satu-satunya tembok rumah yang masih tersisa.

Hingga saat ini pemerintah mencatat 406 orang masih hilang dan 213.000 warga mengungsi.

Sementara di Thailand, pihak berwenang melaporkan 170 korban jiwa dan lebih dari 100 orang terluka. Provinsi Songkhla paling parah terdampak, dengan 131 korban meninggal.

Kota Hat Yai mencatat curah hujan 335 mm dalam satu hari?"angka tertinggi dalam 300 tahun. Jutaan warga Thailand selatan terkena dampaknya.

Malaysia sudah mencabut peringatan badai dan hujan lebat. Langit cerah diperkirakan mulai kembali normal. Namun sekitar 18.700 warga masih bertahan di pusat-pusat pengungsian.

Negara tetangga dekat Indonesia itu juga mengevakuasi lebih dari 6.200 warganya yang terjebak banjir di Thailand. Selain itu, seorang warga Malaysia dilaporkan hilang akibat longsor di Sumatra Barat, dan pihak Kedutaan telah meminta seluruh warga Malaysia di wilayah tersebut untuk mendaftar diri demi memudahkan bantuan.

Sementara itu, di Sri Lanka, 153 orang tewas akibat badai siklon di kawasan Teluk Benggala. Sebanyak 191 orang masih hilang, dan lebih dari 500.000 warga terdampak.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya