Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Awal Desember Bursa Asia Dibuka Beragam

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 09:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Asia-Pasifik mengawali perdagangan awal Desember dengan kinerja beragam, di tengah kehati-hatian investor yang masih menunggu rilis data manufaktur terbaru dari China serta perkembangan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed). 

Dikutip dari CNBC, Senin 1 Desember 2205, indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,47 persen, sedangkan Topix turun 0,27 persen. Di Korea Selatan, Kospi naik tipis 0,26 persen dan Kosdaq yang berisi saham berkapitalisasi kecil melonjak 1,29 persen. 

Indeks Australia, ASX 200 bergerak mendatar pada awal sesi. Sementara kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong menguat ke posisi 26.022, lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya di level 25.858,89.


Para pelaku pasar di kawasan kini juga sedang menunggu data indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur China untuk November dari RatingDog, survei swasta yang fokus pada perusahaan eksportir. Data ini menjadi pelengkap laporan resmi pemerintah yang keluar Minggu lalu. 

Dalam laporan tersebut, aktivitas pabrik China menunjukkan sedikit perbaikan namun tetap berada di zona kontraksi selama delapan bulan berturut-turut. Sektor jasa juga kembali melemah setelah dorongan libur panjang sebelumnya mulai hilang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya