Berita

Founder HSI Rasminto. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Founder HSI:

Pembahasan Isu Papua Perlu Diiringi Informasi yang Terverifikasi

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 02:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Founder Human Studies Institut (HSI) Rasminto menekankan pentingnya verifikasi informasi dalam memahami isu hak asasi manusia (HAM) di Papua, terutama di tengah pesatnya arus digitalisasi. 

"Isu Papua merupakan salah satu topik yang paling sering muncul dan berkembang di ruang digital, baik dalam diskusi publik nasional maupun internasional", kata Rasminto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 29 November 2025.

Menurutnya, tingginya intensitas informasi seringkali tidak diimbangi dengan proses verifikasi yang memadai. 


"Kita bisa cek bahwa isu Papua sangat kompleks dan sensitif. Kita perlu memastikan bahwa setiap informasi yang beredar diverifikasi secara baik agar tidak menambah ketegangan atau memunculkan persepsi yang keliru,” ujarnya.

Rasminto menjelaskan bahwa konflik di beberapa wilayah Papua menyebabkan dampak kemanusiaan yang dirasakan oleh berbagai pihak, termasuk warga sipil dan aparat keamanan. Ia mengingatkan bahwa narasi digital terkadang menonjolkan satu sisi sehingga mengaburkan gambaran utuh di lapangan.

“Warga sipil sering menjadi pihak yang paling rentan dalam situasi konflik. Di saat yang sama, aparat keamanan juga menjadi korban dalam sejumlah serangan kelompok bersenjata. Kedua aspek ini perlu dilihat secara berimbang,” jelasnya.

Rasminto menilai bahwa media sosial dan platform digital berperan besar dalam mempengaruhi persepsi publik terkait situasi di Papua. Informasi yang beredar cepat, namun tidak selalu akurat. Hal ini dapat menimbulkan bias, polarisasi, atau bahkan dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk membentuk opini yang tidak sesuai dengan fakta.

“Narasi di dunia digital bisa mempercepat mobilisasi simpati, tetapi juga dapat memperkeruh keadaan bila tidak berbasis data. Karena itu, masyarakat perlu mengedepankan literasi digital dan kehati-hatian dalam menerima maupun membagikan informasi,” ungkap dia.

Rasminto yang juga akademisi PTS ini mengajak semua pihak untuk melihat isu Papua melalui pendekatan human security, yaitu pendekatan yang menempatkan keselamatan dan kesejahteraan manusia sebagai prioritas utama.

“Kita perlu memastikan bahwa kebijakan dan diskursus publik tetap berorientasi pada perlindungan warga. Verifikasi informasi adalah langkah awal agar diskusi dan kebijakan berjalan secara tepat dan konstruktif,” tutupnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya