Berita

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto (tengah) saat konferensi pers pada Sabtu, 29 November 2025. (Foto: YouTube BNPB)

Nusantara

Distribusi Bantuan di Aceh Terhambat Akibat Jalan Terputus

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 00:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Akses jalur darat menuju dan dari Kabupaten/Kota Provinsi Aceh masih banyak yang tertutup pascamusibah banjir bandang dan tanah longsor. 

“Sampai sore ini jalur transportasi darat yang masih tertutup, masih cukup banyak. Dan kita upayakan untuk bisa ditembus,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers di Jakarta pada Sabtu, 29 November 2025.

Secara spesifik, jalan yang terputus adalah akses nasional seperti Sumatera Utara yang tersambung dengan Aceh Tamiang.


Akses ini, menghambat proses distribusi bantuan logistik ke warga yang terdampak bencana.

“Di Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Utara Timur, Langsa, Aceh Tamiang juga masih terputus ini akibat runtuhnya jembatan Meureudu di perbatasan Bireuen dan Pidie Jaya,” bebernya.

“Untuk wilayah Aceh Tengah juga belum bisa diakses via darat, dikarenakan jalan nasional Bireuen-Takengon ini putus total dan Jembatan Teupin Mane di Bireuen putus,” pungkas Suharyanto.

Sementara itu merujuk data sementara, korban di kabupaten/kota wilayah Provinsi Aceh tercatat ada 47 orang meninggal dunia, 51 orang masih hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya