Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Menguat Usai Libur Thanksgiving

SABTU, 29 NOVEMBER 2025 | 08:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat dalam sesi perdagangan singkat setelah libur Thanksgiving. Kenaikan terutama ditopang oleh saham-saham ritel menjelang musim belanja akhir tahun dan pemulihan saham teknologi. 

Dikutip dari Reuters, Sabtu 29 November 2025, pada penutupan perdagangan Jumat Dow Jones naik 0,61 persen menjadi 47.716,42. S&P 500 menguat 0,54 persen ke 6.849,09, sementara Nasdaq bertambah 0,65 persen ke 23.365,69.

Hampir semua sektor di S&P 500 menguat kecuali kesehatan; saham farmasi Eli Lilly turun 2,6 persen. Intel memimpin kenaikan dengan lonjakan 10,2 persen setelah analis menyebut perusahaan itu dapat mulai mengirim chip seri M level terbawah untuk Apple pada 2027.


Ketiga indeks utama juga membukukan kenaikan mingguan: S&P 500 naik 3,73 persen, Nasdaq 4,91 persen, dan Dow Jones 3,18 persen. Namun untuk kinerja bulanan, Nasdaq masih turun 1,51 persen karena kekhawatiran valuasi teknologi, terutama terkait AI, dianggap semakin mahal sehingga investor memilih ambil untung.

Volume perdagangan tetap tipis, seperti biasanya setelah libur besar. “Ini sesi setelah hari libur dengan volume rendah, jadi tidak banyak aktivitas,” kata Cole Smead, CEO Smead Capital Management.

Sesi sempat diwarnai gangguan ketika perdagangan kontrak berjangka CME Group terhenti sementara akibat masalah pendingin di pusat data CyrusOne. Gangguan itu membekukan transaksi mata uang, komoditas, hingga kontrak indeks global sebelum akhirnya pulih. Saham CME Group sendiri berakhir sedikit lebih tinggi.

Menurut Joe Saluzzi dari Themis Trading, gangguan tersebut mengingatkan pentingnya sistem bursa yang andal. “Kita cukup beruntung karena hari ini volumenya rendah. Kalau terjadi di hari sibuk, dampaknya bisa jauh lebih besar,” ujarnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya