Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Nusantara

Purbaya Yudhi Sadewa:

Pemda Belum Ajukan Anggaran Tambahan Penanganan Banjir Sumatra

SABTU, 29 NOVEMBER 2025 | 02:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa penanganan bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra masih menggunakan anggaran yang tersedia di pemerintah daerah (Pemda).

“Kayaknya ada bantuan sosial pakai anggaran yang ada dulu,” kata Purbaya usai Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di kantor BI, Jakarta, Jumat 28 November 2025.

Purbaya menegaskan, hingga saat ini belum ada pengajuan resmi dari pemerintah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) untuk mendapatkan tambahan anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).


“Belum minta ke saya sampai sekarang. Jadi sepertinya pakai anggaran yang ada dulu,” ujar Purbaya.

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan sebesar Rp9,6 miliar untuk tiga provinsi tersebut. Bantuan itu terbagi menjadi Rp3 miliar untuk Aceh, Rp6 miliar untuk Sumut, dan Rp600 juta untuk Sumbar.

Kemensos juga mengirimkan dukungan berupa logistik dasar, obat-obatan, serta perlengkapan dapur umum melalui jalur udara ke titik-titik terdampak.

Adapun data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban jiwa akibat bencana tersebut telah mencapai 174 orang. Di Sumut, tercatat 116 korban tewas dan 42 orang masih dalam pencarian. 

Di Aceh 25 orang meninggal dunia dan 25 lainnya belum ditemukan. Sementara di Sumbar, korban meninggal tercatat 23 orang dan 12 orang masih dalam pencarian.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya