Berita

Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Pimpinan Komisi V DPR:

Segera Tetapkan Bencana Nasional Sumatra

SABTU, 29 NOVEMBER 2025 | 01:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan Komisi V DPR mendesak pemerintah untuk segera menetapkan status bencana nasional atas rentetan banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatra dalam beberapa hari terakhir.

Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda menegaskan bahwa perlu evaluasi serius terhadap kesiapsiagaan negara, terutama terkait skenario penanggulangan bencana Sumatera ini.

Huda menilai beberapa indikator penetapan bencana nasional, di antaranya cakupan wilayah terdampak, jumlah korban, kerusakan sarana prasarana, kerugian harta benda, dan dampak sosial ekonomi, telah terpenuhi oleh bencana yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.


“Sudah layak dinyatakan sebagai bencana nasional,” kata Huda dalam keterangan resminya, Sabtu 29 November 2025.

Menurut Huda, penetapan status bencana nasional akan membuka ruang mobilisasi sumber daya nasional secara penuh oleh BNPB, mulai dari pendanaan, logistik, personel SAR, relawan, hingga koordinasi antar kementerian dan lembaga. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi wilayah terdampak.

Huda juga mengingatkan bahwa analisis BMKG menunjukkan potensi cuaca ekstrem masih akan terjadi dalam waktu dekat. Karena itu, ia mendorong dilakukannya modifikasi cuaca di wilayah rawan longsor untuk meminimalkan risiko bencana susulan.

Selain itu, Huda meminta dilakukan investigasi utuh terhadap pemicu bencana di Sumatera.

“Apakah ini murni masalah ekologis atau karena murni cuaca ekstrem? Ini penting agar kedepan bisa dijadikan pelajaran untuk mengantisipasi dan meminimalkan potensi bencana besar di kemudian hari,” pungkas Legislator PKB ini.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya