Berita

Presiden Prabowo Subianto di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat malam, 28 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Masih Evaluasi Peluang Penetapan Status Darurat Bencana Nasional

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 22:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus memantau kondisi bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). 

Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat malam, 28 November 2025.

Menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan penetapan status darurat bencana nasional, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah masih melakukan evaluasi menyeluruh. 


"Iya kita terus monitor, kita kirim bantuan terus. Nanti kita nilai kondisinya yah," ujar Prabowo.

Ia memastikan berbagai bentuk bantuan telah dikirimkan ke wilayah terdampak dan dikawal secara ketat oleh kementerian serta lembaga terkait. 

"Iya sudah kita kirim terus menerus ya. Kita monitor," tambahnya.

Sementara itu, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban jiwa di tiga provinsi tersebut telah mencapai 164 orang hingga Jumat sore, 28 November 2025. 

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyebut 79 orang masih hilang dan 12 lainnya mengalami luka-luka.

Di Sumatera Utara, korban jiwa akibat banjir dan longsor mencapai 116 orang dengan 42 orang hilang. Adapun di Aceh tercatat 35 orang meninggal dan 25 orang belum ditemukan. Sementara di Sumatera Barat terdapat 23 korban meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 luka-luka.

Korban di Sumut tersebar di sejumlah daerah, antara lain Tapanuli Utara (11 orang), Tapanuli Tengah (51), Tapanuli Selatan (32), Kota Sibolga (17), Humbang Hasundutan (6), Kota Padang Sidempuan (1), serta Pakpak Barat (2). 

Penanganan darurat juga masih berlangsung, termasuk di delapan titik pengungsian di Mandailing Natal.

Pada Jumat pagi, atas arahan Presiden Prabowo, tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400 yang membawa paket bantuan bencana dikirim ke wilayah terdampak bencana.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya