Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di kantor Bank Indonesia, Jumat 28 November 2025. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Menko Airlangga Optimis Prospek Ekonomi 2026 Cerah

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 20:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Proyeksi fundamental dan tren pertumbuhan ekonomi tahun 2026 solid merujuk pada penguatan indikator konsumsi dan investasi sebagaimana indikator belanja masyarakat.

Optimisme ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di kantor Bank Indonesia, Jumat, 28 November 2025.

“Menurut Mandiri Spending Index indeksnya di angka 312 di bulan November ini. Ini basis angkanya di threshold di 300,” kata Airlangga.


Ia memaparkan, capaian investasi sepanjang Januari?"September 2025 mencapai Rp1.434 triliun atau tumbuh 13,7 persen secara tahunan. Peran investasi diyakini semakin terasa dalam mengakselerasi ekonomi pada periode mendatang.

“Selanjutnya percepatan realisasi belanja pemerintah per 24 November Rp1.109 triliun dan program prioritas Presiden Rp213 triliun,” tuturnya.

Dari aspek moneter, BI tercatat memangkas suku bunga acuan sebesar 125 basis poin sepanjang 2025 sehingga BI rate berada di level 4,75 persen. Kebijakan ini diharap dapat menjadi katalis pertumbuhan kredit dan belanja sektor usaha.

Di sisi lain, inflasi terjaga dalam sasaran nasional pada Oktober 2025 dengan angka 2,86 persen secara tahunan (yoy). Kondisi ini dikaitkan dengan konsistensi kebijakan suku bunga BI dan dukungan insentif fiskal dari pemerintah.

Airlangga menegaskan berbagai risiko ekonomi telah diserap pasar pada tahun berjalan, sehingga ruang optimisme untuk 2026 semakin terbuka.

“Dengan indikator-indikator tersebut, hampir seluruh risiko pertumbuhan di tahun 2026 sudah dikelola dan diserap tahun ini. Jadi Pak Presiden, risiko yang akan muncul seluruhnya sudah price-in, masuk di dalam tingkat suku bunga dan harga-harga termasuk rupiah di tahun ini,” ujarnya.

Dengan proyeksi dasar pertumbuhan ekonomi di 5,4 persen sesuai APBN, Airlangga optimis kinerja ekonomi nasional di tahun 2026 akan melebihi ekspektasi.

"Untuk tahun 2026 kita lihat upside risk, Pak Presiden. Dengan baseline di 5,4 persen sesuai APBN. Jadi kita berharap dan optimis tahun depan akan lebih baik dari tahun ini,” tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya