Berita

Siswa SMAN 72 Jakarta mengikuti kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). (Foto:Berita Jakarta)

Nusantara

Kemenkes Gelar Germas untuk Pulihkan Mental Siswa SMAN 72 Jakarta

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 16:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMAN 72 Jakarta sudah kembali normal pasca insiden ledakan pada Jumat 7 November 2025, yang menyebabkan puluhan siswa mengalami luka-luka.

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara terjadi saat khutbah Salat Jumat. Pelaku merupakan salah satu siswa di SMA tersebut yang diduga meledakkan bom rakitan karena kerap menjadi korban perundungan (bullying) dan menonton konten radikal.

Untuk mengembalikan semangat belajar siswa SMAN 72 Jakarta, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada hari ini, Jumat, 29 November 2025, mengadakan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).


Kegiatan Germas ini mengusung tema "Cerdas Emosi, Sukses Berinteraksi: Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Kesehatan Mental.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, Ika Dewi Subandiyah mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkat keterampilan sosial serta kesehatan mental peserta didik dan komunitas sekolah lainnya.

"Kegiatan ini diikuti oleh 773 peserta didik, 40 guru, 13 tenaga pendidik, serta Komite Sekolah," ujarnya.

Ika menjelaskan, dalam memeriahkan Germas ini para pelajar menampilkan bakat dan seni, seperti tarian tradisional, dance, serta lainnya. Bahkan, juga ada materi konseling dan pemulihan jiwa serta lomba menarik yang mengasah kreativitas serta interaksi sosial.

"Mereka sangat antusias. Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan dapat menjadi generasi penerus yang tangguh, cerdas, dan serta berkontribusi positif terhadap kemajuan bangsa. Selain itu, mereka juga bisa terlepas dari trauma pascaledakan beberapa waktu lalu," terangnya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris menyampaikan, saat ini banyak masyarakat yang mengalami gangguan mental dan didominasi generasi muda.

"Secara tidak langsung, usia itu merupakan masa transisi dan dipengaruhi aspek bilogis, fisik, psikologis, sosial dan budaya," ungkapnya.

Menurutnya untuk mewujudkan kesehatan mental pada masyarakat maupun generasi muda, dibutuhkan tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab para tenaga kesehatan.

"Mereka ini adalah penerus bangsa, saya harap kesehatan mental mereka perlu kita jaga dan perhatikan. Generasi muda yang sehat jasmani dan rohani akan mampu menjawab berbagai tantangan dalam kehidupan berbangsa di masa depan," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pelajar, kelas 11 SMAN 72 Jakarta, Avifah Vitaloka (17) menuturkan, kegiatan tersebut sangat seru dan menyenangkan.

"Tidak hanya dibekali materi trauma healing, tetapi juga ada lomba-lomba yang menarik hingga ada pembagian makanan sehat dan bergizi," tandasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya