Berita

Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Jumat, 28 November 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Mendikdasmen Apresiasi Kehadiran Presiden Prabowo di HGN 2025, Bukti Cinta Pendidikan

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 16:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang digelar di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Jumat, 28 November 2025. 

Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo dalam dua tahun berturut-turut mencerminkan komitmen kuat Prabowo terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan guru.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang senantiasa hadir membersamai kita. Baik pada peringatan Hari Guru Nasional tahun 2024, maupun Hari Guru Nasional tahun 2025,” ujar Mu'ti disambut tepuk tangan hadirin.


Ia menegaskan, kehadiran Presiden menunjukkan kedekatan serta kesungguhan dalam mewujudkan pendidikan sebagai pilar peningkatan kualitas sumber daya manusia. 

“Hal demikian menunjukkan bagaimana kecintaan beliau, kedekatan dan komitmen beliau dalam mewujudkan pendidikan sebagai sarana utama membangun kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kesejahteraan, dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang bermartabat,” lanjutnya.

Mu'ti menjelaskan, HGN 2025 mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, melanjutkan tema tahun sebelumnya sebagai bentuk konsistensi pemerintah dalam memajukan profesi guru. 

Ia memaparkan sejumlah capaian program peningkatan kesejahteraan guru yang telah berjalan sejak 2024. Mulai dari kenaikan tunjangan guru non-ASN menjadi 2 juta, Tunjangan guru ASN sebesar gaji pokok, hingga kebijakan bonus ditransfer langsung kepada guru. 

"Alhamdulillah Bapak Presiden, program-program Bapak sudah kami terjemahkan dan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Di hadapan Presiden dan Menteri Keuangan, Mu'ti juga menyampaikan perkembangan program Pendidikan Profesi Guru (PPG), di mana tahun ini telah mencapai 808.865 penerima manfaat. 

"Alhamdulillah juga sudah terlaksana dengan sebaik-baiknya. Guru-guru yang sudah mengikuti PPG pada tahun ini, kami harapkan pada tahun depan sudah dapat menerima sertifikasi," kata Mu'ti.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya