Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Menag: Reformasi Pendidikan Kunci Pembentukan Generasi Muda

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 22:14 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Reformasi sistem pendidikan nasional menjadi faktor penting dalam menciptakan peluang yang lebih besar bagi generasi muda di era modern saat ini.

Demikian antara lain disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam seminar internasional bertajuk Indonesia’s Contribution to Contemporary Global Peace and Conflict Resolution di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis, 27 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin menyebut dunia pendidikan perlu menyesuaikan diri dengan perubahan sosial dan karakter bangsa.


“Indonesia ini menuju satu tren untuk menciptakan generasi yang bisa lebih berpeluang,” kata Nasaruddin.

Nasaruddin mencermati ada perubahan minat siswa terhadap dunia pendidikan di Indonesia, di mana minat terhadap madrasah meningkat, sementara sekolah umum justru mengalami penurunan.

“Rata-rata kami simpulkan kemarin, kecenderungan anak-anak masuk sekolah mengalami penurunan. Sebaliknya, mereka itu lebih banyak mengintai ke madrasah,” katanya.

Menurutnya, madrasah memiliki potensi besar membentuk karakter bangsa karena berakar pada nilai spiritual dan budaya lokal. Ia pun mengingatkan agar kebijakan pendidikan nasional tidak sekadar meniru pola luar negeri, karena Indonesia memiliki akar kebudayaan sendiri.

"Kita di Indonesia yang juga punya sisi budaya sendiri," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya