Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik yang hendak menyampaikan hasil Rapat Pimpinan Nasional Pemuda Katolik (Rapimnas) di Istana Wapres, Jakarta Pusat pada Rabu, 26 November 2025./Biro Septres RI

Politik

Pemuda Katolik Bertemu Wapres Gibran: Desak Perlindungan Masyarakat Adat dan Kepastian Hukum di Papua

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 07:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Rabu 26 November 2025. Pertemuan ini menjadi momentum bagi Pemuda Katolik untuk menyerahkan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang memuat rekomendasi strategis terkait pembangunan nasional.

Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, menekankan komitmen organisasi tersebut mengawal isu-isu krusial. Secara umum, ia menyoroti perlunya Pemerintah memastikan kepastian hukum, keadilan ekologis, dan perlindungan masyarakat adat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk persoalan konflik lingkungan seperti yang melibatkan PT TPL di Sumatera Utara.

Secara lebih spesifik, Ketua Gugus Tugas Papua PP Pemuda Katolik, Melkior Sitokdana, memaparkan hasil Rapimnas terkait Tanah Papua  yang terkait dengan isu-isu di Tanah Papua. Fokus utama meliputi pengelolaan tanah adat, akses terhadap pendidikan, serta layanan kesehatan terutama di wilayah pedalaman.


“Kami menyampaikan bahwa banyak PSN di Papua yang masih menghadapi kendala, baik dalam aspek transparansi, pembebasan lahan, maupun dampak sosial. Masyarakat adat perlu dilibatkan sejak awal agar tidak ada lagi ketidakadilan dalam pengelolaan tanah adat,” ujar Melkior.

Ia juga menyoroti aspek pendidikan dan kesehatan yang masih tertinggal di banyak wilayah.

"Rapimnas merekomendasikan percepatan peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan tenaga kesehatan, terutama di daerah pedalaman. Generasi muda Papua harus mendapatkan hak pendidikan yang layak, dan masyarakat harus memperoleh layanan kesehatan yang memadai tanpa hambatan akses,” tambahnya.

Menanggapi masukan tersebut, Wapres Gibran menyambut positif usulan Pemuda Katolik. Gibran menyatakan komitmennya untuk membuka ruang dialog dan kolaborasi, serta berharap Pemuda Katolik dapat turun ke masyarakat untuk membangun dialog. 

"Persatuan dan kerukunan kunci dari suksesnya pembangunan," tutup Gibran.

Turut hadir dalam pertemuan ini Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Program Kemitraan dan Kolaborasi Freddy Simamora, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Program Eksternal dan Kemasyarakatan Robertus Bondan Wicaksono, Komandan Nasional PASKOKAT Yustinus Wuarmanuk, Ketua Bidang Riset dan Kajian Kebijakan Publik Eduardo Edwin Ramda, Ketua Bidang Moderisasi Beragama dan Hubungan Masyarakat Katolik Santi Manurung. 

Brikutnya, Ketua Bidang Hubungan OKP dan Antar Lembaga, Yohanes Boge Parinding, Wakil Ketua Departemen Eksternal dan Kemasyarakatan Fransiskus Bani, Ketua Gugus Tugas Papua Melkior Sitokdana, dan Wakil Bendahara Umum Dicky Ricardo Gultom.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya