Berita

Kebakaran besar di gedung pencakar langit Hong Kong pada Rabu 26 November 2025 (Foto: Tangkapan layar YouTube 9News)

Global

Kebakaran Gedung Pencakar Langit Hong Kong: Puluhan Tewas

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 36 orang dilaporkan tewas, sementara 279 lainnya masih hilang dalam insiden hebat yang melanda sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po, New Territories, Hong Kong pada Rabu, 26 November 2025 waktu setempat.

Dikutip dari 9News, Kamis 27 November 2025, api mulai berkobar pada Rabu sore dari perancah eksternal di sebuah menara setinggi 32 lantai sebelum merambat dengan cepat ke bagian dalam bangunan dan gedung-gedung di sekitarnya. Kondisi berangin diduga memperburuk penyebaran api. Saat malam tiba, kobaran api besar terlihat keluar dari jendela, sementara asap pekat menyelimuti kawasan.

Hingga Kamis pagi, petugas berhasil memadamkan api di tiga gedung, namun empat gedung lainnya masih menunjukkan titik api. Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee mengatakan bahwa polisi dan pemadam kebakaran telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan unsur kriminal.


“Karena suhu ekstrem di dalam beberapa gedung, kami belum bisa menjangkau penghuni yang terjebak,” kata Derek Armstrong Chan, Wakil Direktur Operasi Dinas Pemadam Kebakaran.

Lebih dari 900 warga dievakuasi ke tempat penampungan sementara. Kompleks Wang Fuk Court sendiri memiliki delapan blok dengan hampir 2.000 unit apartemen dan menampung sekitar 4.800 penduduk.

Sebanyak 128 truk pemadam dan 57 ambulans dikerahkan untuk memadamkan api dan mengevakuasi korban. Seorang petugas pemadam kebakaran berusia 37 tahun turut menjadi korban tewas, sementara satu lainnya mengalami kelelahan akibat suhu tinggi. Presiden China Xi Jinping menyampaikan belasungkawa dan menyerukan upaya maksimal untuk meminimalkan korban.

Kebakaran ini menjadi yang paling mematikan sejak 1996, ketika 41 orang meninggal dalam kebakaran sebuah gedung komersial di Kowloon. Hingga saat ini sudah ada tiga orang laki-laki yang ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden tersebut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya