Berita

Ketua Umum ARIES Fahri Lubis (kanan). (Foto; Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Penyelenggaraan Haji dan Umrah Bebas KKN Butuh Dukungan Masyarakat

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 06:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aliansi Rakyat Indonesia Emas (ARIES) akan menggelar diskusi publik  dalam rangka memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah.

Diskusi publik yang bakal digelar di Medan, Sumatera Utara pada Rabu, 10 Desember 2025 itu menghadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai keynote speaker serta para pembicara lain yang berasal dari KPK serta aktivis penggiat gerakan antikorupsi.

“Tentunya kami membantu Kementerian Haji dan Umrah untuk mensosialisasikan program dan mengedukasi ke masyarakat agar memahami serta ikut mengawasi penyelenggaraan haji dan umrah,” kata Ketua Umum ARIES Fahri Lubis dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 27 November 2025.


Lanjut dia, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran dan wawasan para peserta diskusi tentang keberadaan eksistensi Kementerian Haji dan Umrah serta KPK selaku lembaga antirasuah.

“Diskusi ini agar para pemangku kepentingan memberikan informasi langsung kepada peserta diskusi,” jelasnya.

Menurut Fahri, masyarakat harus berperan penuh dalam mengawal terlaksananya penyelenggaraan haji Tahun 2026 yang bebas dari KKN.

“Segenap komponen bangsa harus membangun rasa keadilan, kebersamaan, kegotongroyongan dalam implementasi silih asah, silih asih dan silih asuh untuk menyukseskan visi presiden terkait pemberantasan korupsi,” pungkasnya.

Acara ini rencananya juga akan disiarkan secara live oleh TVRI dan RRI Medan.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya