Berita

Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) Gede Narayana (kiri). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

KIP: Gerindra jadi Contoh Baik Keterbukaan Informasi Publik

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 17:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Informasi Pusat (KIP) menegaskan bahwa visitasi yang dilakukan ke DPP Partai Gerindra merupakan bagian dari rangkaian monitoring dan evaluasi tahunan. Namun visitasi hanya diberikan kepada badan publik yang dinilai memiliki kualitas terbaik.

Dengan begitu, DPP Partai Gerindra menjadi contoh parpol yang baik dalam hal keterbukaan informasi publik. 

“Jadi tidak semuanya divisitasi,” kata Komisioner KIP Gede Narayana kepada wartawan di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, pada Rabu 26 November 2025.


Gede menjelaskan, tujuan visitasi adalah mencocokkan data dan informasi yang disampaikan saat uji publik maupun proses awal penilaian, dengan kondisi nyata di lapangan.

“Kita lihat apakah sesuai dengan dilapangan, apakah sesuai dengan kenyataan yang ada. Itu maksud dan tujuan dari visitasi,” kata Gede.

Menurutnya, capaian Gerindra yang berulang kali meraih predikat informatif diharapkan bisa menjadi pemantik bagi partai politik dan badan publik lainnya dalam meningkatkan standar keterbukaan informasi.

“Tujuan utamanya bukan hanya informatif, tetapi tujuan utamanya adalah bagaimana informasi yang dihasilkan oleh Gerindra itu, badan publik itu, dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebenarnya disitu letak tujuan utamanya,” kata Gede.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya