Berita

Shell. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Shell Pesan 100 Ribu Barel BBM Pertamina

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 14:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah memastikan kerja sama pasokan BBM antara badan usaha swasta dan Pertamina berjalan intensif. 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Shell telah resmi memesan 100 ribu barel BBM murni (base fuel) dari PT Pertamina (Persero). Pengadaan ini bertujuan menjaga ketersediaan stok di jaringan SPBU Shell di Indonesia.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan pengiriman kargo tersebut sudah terjadwal dan ditargetkan tiba di titik serah pada akhir November 2025, sesuai dengan kesepakatan kedua pihak.


“Untuk Shell, ini sudah terdapat kesepakatan dengan Pertamina. Ini direncanakan jadi tanggal 24 atau 25 (November) ini sudah sampai di tempat titik serah yang disepakati antara Pertamina dengan Shell,” kata Yuliot, dikutip Rabu, 26 November 2025.

Yuliot menyebutkan jumlah pasokan yang dipesan cukup besar sebagai upaya menjaga operasional bisnis BBM Shell tetap berjalan tanpa kendala.

“100 ribu barel,” jawab Yuliot singkat saat dikonfirmasi mengenai volume pembelian.

Sementara itu President Director & Managing Director Mobility, Ingrid Siburian mengatakan, negosiasi antara Shell dan Pertamina memasuki tahap akhir.

"Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa saat ini pembahasan business-to-business (B2B) terkait pasokan impor base fuel dari Pertamina Patra Niaga memasuki tahap akhir," katanya dalam keterangannya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya