Berita

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Komisi IX DPR:

Rumah Sakit Penolak Ibu Hamil di Papua Harus Disanksi Tegas

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 14:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi IX DPR mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjatuhkan sanksi tegas kepada empat rumah sakit yang menolak memberikan pelayanan kepada Irene Sokoy. Irene merupakan ibu hamil asal Papua yang meninggal bersama bayinya setelah sempat ditolak oleh empat rumah sakit.

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago mengatakan bahwa sejak awal menerima laporan dari aktivis Papua, dirinya langsung berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan melalui Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemenkes. 

“Irjen sudah menanggapi akan melakukan sidak khusus ke Papua. Itu yang pertama, sebelum Presiden menyampaikan pendapat Presiden untuk bisa khusus ya menangani kasus ini,” ujar Irma kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu 26 November 2025.


Menurutnya, Komisi IX juga telah meminta Kementerian Kesehatan turun langsung melakukan pengecekan dan mengambil langkah tegas. 

“Saya pribadi sudah bicara dengan Pak Bu Irjen, Ibu Seri Utami untuk bisa memberikan punishment tegas kepada rumah sakit yang menolak ini,” kata Irma.

Irma menyebut bahwa penolakan pasien bertentangan dengan konstitusi yang menjamin hak hidup dan hak atas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga negara. Ia pun mengingatkan bahwa negara telah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar 20 persen dari APBN.

“Artinya nggak ada yang boleh rumah sakit menolak rakyat Indonesia untuk berobat. Ada atau tidak ada kartu BPJS mereka harus tetap dilayani, mereka harus tetap difasilitasi, nggak boleh ditolak. Jadi ini sudah kebangetan nih,” tegas Legislator Nasdem ini.

Empat rumah sakit yang tercatat menolak Irene adalah RSUD Yowari, RSUD Abepura, RS Bhayangkara, dan RS Dian Harapan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya