Berita

Ilustrasi. (Foto: iStockphoto)

Bisnis

Telkom Gandeng Fortinet Percepat Transformasi Digital Indonesia

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 04:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menjalin kemitraan strategis dengan Fortinet, Inc., perusahaan terkemuka di bidang solusi keamanan siber dan jaringan. 

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat infrastruktur digital, kemampuan SD-WAN, dan ketahanan keamanan siber Indonesia. 

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Seno Soemadji menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen untuk mempercepat transformasi digital Indonesia dengan mengintegrasikan teknologi kelas dunia ke dalam infrastruktur dan portofolio layanan.


“Cybersecurity dan SD-WAN merupakan pilar utama dari kebutuhan perusahaan modern, dan kolaborasi dengan Fortinet memungkinkan kami untuk meningkatkan nilai yang kami berikan kepada pelanggan,” kata Seno dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 25 November 2025.

Melalui kemitraan strategis ini, Fortinet akan memberikan dukungan transformasi digital kepada Telkom dengan menyediakan solusi dan inovasi keamanan siber yang terintegrasi di bidang IoT, cloud, dan infrastruktur digital. Kolaborasi antara layanan digital milik Telkom serta portofolio luas Fortinet dapat menghadirkan solusi yang skalabel, aman, dan market-ready bagi berbagai sektor.

Kemitraan Telkom dan Fortinet diharapkan dapat memberikan solusi komprehensif bagi sektor pemerintah, layanan keuangan, telekomunikasi, dan korporasi. Portofolio Fortinet yang mencakup next-generation firewalls, SASE, switches, dan access points akan terintegrasi dengan layanan digital Telkom untuk menciptakan ekosistem keamanan siber yang lebih robust.

Kolaborasi antara Telkom dan Fortinet tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga mencakup penguatan kemampuan sumber daya manusia melalui program pelatihan teknologi Fortinet. Inisiatif bersama dalam integrasi teknologi ini diharapkan dapat mengatasi tantangan digitalisasi di berbagai sektor dan meningkatkan ketahanan digital bagi Indonesia.

Kemitraan ini akan mendukung upaya pengembangan solusi keamanan siber dan SD-WAN sebagai bagian dari portofolio Connectivity+ untuk segmen Business to Business (B2B). Penguatan kapabilitas di bidang infrastruktur digital dan keamanan siber ini diharapkan dapat menyediakan berbagai solusi dan inovasi yang terintegrasi di bidang IoT, cloud, dan infrastruktur digital.

Edwin Lim menambahkan kolaborasi ini juga membuka peluang untuk inovasi bersama jangka panjang guna mengatasi prioritas keamanan siber nasional yang terus berkembang. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa kemitraan antara Telkom dan Fortinet tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi memiliki visi jangka panjang untuk membangun ekosistem keamanan siber yang sustainable.

Inisiatif kemitraan strategis antara perusahaan telekomunikasi dan penyedia solusi keamanan siber semakin marak di Indonesia. Sebelumnya, Synnex Metrodata juga telah menjalin kemitraan strategis di bidang cyber security, menunjukkan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya keamanan siber dalam ekosistem digital Indonesia.

Kolaborasi antara Telkom dan Fortinet ini juga sejalan dengan tren kemitraan strategis di industri teknologi Indonesia. Telkomsel sebelumnya telah bermitra dengan Huawei dalam pengembangan 5G, cloud, dan solusi enterprise, menunjukkan komitmen grup Telkom dalam membangun ekosistem digital yang komprehensif.

Penguatan keamanan siber melalui kemitraan strategis menjadi semakin krusial mengingat semakin kompleksnya tantangan keamanan digital. Seperti halnya kemitraan strategis di sektor kesehatan yang memanfaatkan teknologi AI, kolaborasi Telkom dan Fortinet juga mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan untuk menciptakan solusi keamanan siber yang lebih adaptif dan proaktif.

Kemitraan strategis antara Telkom dan Fortinet diharapkan dapat memperkuat daya saing nasional melalui pengembangan solusi digital yang inovatif dan aman. Dengan dukungan teknologi mutakhir dari Fortinet dan jaringan infrastruktur Telkom yang luas, kolaborasi ini berpotensi menciptakan lompatan signifikan dalam transformasi digital Indonesia.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya