Berita

Peserta didik menikmati Makan Bergizi Gratis. (Foto: BGN)

Politik

Program MBG Terbukti Gerakkan Ekonomi Lokal

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 19:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto didukung penuh Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muh. Haris.

Hal tersebut ia sampaikan dalam sesi PKS Legislative Report sebelum Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 November 2025.

Haris menyebut bahwa program tersebut memiliki dampak langsung yang sangat signifikan untuk kesejahteraan penerima manfaat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. 


“Program ini bisa menyentuh kepentingan akan gizi bagi perempuan hamil, siswa TK, SD, SMP, SMA, hingga madrasah, dan tentu ini sangat bermanfaat bagi mereka,” ujar Haris.

Selain meningkatkan kualitas gizi generasi muda, ia menjelaskan bahwa keberadaan dapur pelaksana program juga terbukti menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Bahan-bahan makanan yang diperlukan akan disuplai oleh petani, pedagang, dan UMKM lokal. 

“Ini bisa meningkatkan dinamika ekonomi lokal karena dapur-dapur program membutuhkan bahan pokok yang disuplai dari masyarakat sekitar, dan tentu ini akan punya dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.

Haris juga menyoroti potensi penyerapan tenaga kerja dari program ini. Setiap dapur, menurutnya, dapat mempekerjakan puluhan warga di sekitar lokasi. 

“Program ini juga akan menyerap tenaga kerja kira-kira 40?"50 orang per dapur dan tentu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Haris menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI siap mengawal keberlanjutan dan efektivitas program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya