Berita

Perwakilan Aliansi Pemuda, Pelajar Maluku Jakarta (APPMJ) diterima didalam Gedung SKK Migas. (Foto: Istimewa)

Politik

APPMJ Desak SKK Migas Audit Kalrez Petroleum

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 18:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekelompok orang yang mengatasnamakan diri Aliansi Pemuda, Pelajar Maluku Jakarta (APPMJ) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor SKK Migas, Jakarta Selatan.

Koordinator lapangan Akbar Hatapayo mengatakan, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan pelanggaran hukum oleh perusahaan Kalrez Petroleum Ltd yang beroperasi di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku.

Kata Akbar Hatapayo, Kalrez Petroleum diduga tidak memenuhi kewajiban penyerahan lifting migas yang menjadi bagian negara.


“Sehingga hal ini berdampak terhadap kerugian negara, di mana berdasarkan ketentuan pasal 11 UU 22/2001 mengatur kewajiban badan usaha tetap untuk menyerahkan paling banyak 25 persen dari hasil produksi,” ujar Akbar dalam keterangan tertulis, Selasa 25 November 2025.

Selain itu, lanjutnya, APPMJ menyoroti pelanggaran hak tenaga kerja. Kalrez Petroleum Ltd dilaporkan tidak menunaikan kewajibannya untuk membayar upah 94 karyawan selama 6 bulan termasuk kewajiban jaminan sosial bagi pekerja.

Atas catatan itu, Akbar mendesak pemerintah dan SKK Migas mengambil tindakan tegas terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan perusahaan.

Dia menilai kontrak perusahaan tersebut sudah tidak layak dilanjutkan karena dianggap merugikan negara dan pekerja.

“Kami meminta kontrak KALREZ Petroleum Ltd di putus secara permanen,” tuturnya.

Akbar juga mendorong SKK Migas agar melakukan pemeriksaan komprehensif terhadap seluruh kewajiban perusahaan, khususnya yang berkaitan dengan lifting migas.

“Meminta kepada pihak SKK MIGAS untuk melakukan audit tidak dilakukannya kewajiban lifting migas dan penerimaan negara,” tandasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya