Berita

Panitia Perkemahan Lintas Iman. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Politik

Kemah Lintas Iman Undang Presiden Prabowo Gaungkan Indonesia Emas 2045

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 17:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Persaudaraan Antar Iman (BERANI) akan menggelar Kemah Lintas Iman, sebuah pertemuan besar anak-anak muda dari berbagai agama dan latar belakang sebagai upaya meneguhkan kembali semangat keberagaman Indonesia.

Ketua Steering Committee (SC) Kemah Lintas Iman, Carolus L. Tindra, menjelaskan inisiatif ini lahir dari keprihatinan sekaligus harapan terhadap masa depan Indonesia, khususnya menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

Menurut Carolus, hasil studi lapangan yang mereka lakukan menunjukkan bahwa keberagaman sering dipersepsikan sebagai ancaman, padahal justru merupakan kekuatan utama Indonesia.


“Sebetulnya keberagaman ini harusnya menjadi kekuatan, tetapi seringkali ini menjadi sebuah ancaman,” katanya saat jumpa pers di DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa, 25 November 2025.

Kemah nasional ini akan digelar mulai 28-30 November 2025, diperkirakan akan diikuti sekitar seribu peserta dari seluruh Indonesia. Bukan hanya melibatkan lintas agama, kegiatan ini juga dirancang dengan suasana yang menyenangkan dan akrab bagi generasi muda lewat workshop dan hiburan games. 

Para pengisi materi pun berasal dari beragam latar belakang keagamaan, termasuk para influencer agama seperti Js. Kristan, tokoh agama Konghucu, serta Pendeta Yerry Pattinasarany.

Panitia turut mengundang sejumlah tokoh nasional untuk menghadiri atau membuka kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Umum PKB sekaligus Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Kehadiran para tokoh lintas peran ini diharapkan dapat memberi dukungan moral sekaligus menegaskan komitmen negara terhadap penguatan kerukunan.

Carolus menegaskan bahwa inti kegiatan ini adalah membuka ruang dialog, mempertemukan anak-anak muda, dan membangun pemahaman lintas iman secara alami melalui perjumpaan langsung.

“Untuk itu salah satu cara membuka ruang dialog adalah membuat acara bersama. Makanya kita buat acara yang namanya kemah lintas iman,” jelasnya.

Ia berharap desain kegiatan ini dapat mempertemukan anak muda dari berbagai latar belakang agama, budaya, keluarga, hingga pendidikan. Melalui berbagai interaksi selama perkemahan, Carolus percaya banyak prasangka bisa ditepis.

“Indonesia akan benar-benar menjadi negara yang kuat, Indonesia emas di tahun 2045. Semoga acara ini bisa berjalan lancar.”

Turut hadir dalam konferensi pers Ketua Umum BERANI, Pdt. Lorens Manuputty, perwakilan Kwarnas Mayjen Wiedagdo, Ketua SC Carolus L. Tindra Nino, Ketua OC Moris Kussoy, serta enam perwakilan lintas iman yakni Priyo Kustiadi (Islam), Astra Tandang (Katolik), Brian Pasek (Hindu), Jimmy Wu (Buddha), dan Anggun (Khonghucu).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya