Berita

Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda. (Foto: Tangkapan layar YouTube DPR)

Politik

DPR Sentil Tito Karnavian Bolos Rapat Dua Kali Berturut-turut

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 16:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda menyoroti ketidakhadiran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rapat kerja (Raker) bersama mitra kerja di  parlemen. Pasalnya, Tito tercatat bolos dua kali berturut-turut dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR.

Dalam rapat kerja Komisi II DPR bersama mitra kerja hari ini, Selasa 25 November 2024, Komisi II mengundang Mendagri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Tito satu-satunya pejabat yang absen dan diwakili oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan Ribka Haluk.


Rifqinizamy menganalogikan absennya Tito dengan ketentuan salat Jumat bagi umat muslim. Setiap muslim diketahui  dilarang tidak melaksanakan Jumatan tiga kali berturut-turut. 

"Dalam catatan kami di Komisi II DPR, Pak Mendagri sudah dua kali berturut-turut berhalangan, Pak. Kalau dalam ajaran pesantren, kalau tidak salat Jumat tiga kali berturut-turut, itu agak berat ancamannya," selorohnya. 

Atas dasar itu, Legislator Nasdem itu pun meminta agar Tito bisa hadir dalam rapat berikutnya dengan Komisi II.

"Karena itu saya minta tolong sebagai teman, sebagai mitra, nanti yang ketiga kali mudah-mudahan Pak Mendagri bisa hadir," harapnya.

Meski hadir wakil menteri mewakili Tito, Rifqi menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud mengesampingkan peran para wakil menteri dalam negeri. Namun, kata dia, sebagai mitra kerja, Mendagri sedianya bisa menghargai Komisi II.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya