Berita

Head of Digital Banking SMBC Indonesia, Irwan Tisnabudi dalam diskusi bertema TechConnect: AI Sebagai Bentuk Disrupsi Baru di kawasan Jakarta Selatan pada Senin, 24 November 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Bisnis

SMBC Indonesia:

Layanan AI Bisa Ubah Transformasi Ekonomi Nasional

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 01:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi fondasi strategi bisnis untuk memperkuat daya saing di pasar ritel nasional zaman sekarang.

"SMBC Indonesia tidak hanya mengikuti perubahan tapi kami berkomitmen menjadi salah satu penggeraknya,” ujar Wakil Direktur SMBC Indonesia, Michellina Laksmi Triwardhany di Jakarta pada Senin, 24 November 2025.

Di saat yang sama, Head of Digital Banking SMBC Indonesia, Irwan Tisnabudi, menjelaskan penerapan AI dalam perseroan memiliki tiga langkah. Pertama, AI diterapkan saat registrasi (biometrik & intelligent platform), dilanjut transaksi (real-time information, transaction monitoring), dan terakhir pada pelayanan dan komunikasi.


"Pada saat sebelum nasabah registrasi dengan Jenius, sebenarnya kita sudah menggunakan AI atau algoritma untuk bisa memberikan dan memilih segmen yang tepat sesuai dengan risk appetite dan segmen yang sesuai untuk bisa lebih men-trigger dia untuk meregister Jenius,” jelas Irwan.

Lanjut dia, untuk meraih ketiga langkah dirinya tidak ingin ada kesalahan besar dalam sistem di internal. Maka dari itu perlu testing dalam memasukkan AI ke sistem.

"Jadi nggak bisa kita langsung memblast penggunaan AI untuk sesuatu yang besar. Kita harus testing dari yang kecil, bahwa kalau kita testing transaction corporate, sistem kita selama setahun terakhir kita bisa antisipasi lebih dari 80 persen potential fraud yang bisa kita jaga," beber Irwan.

Dari sistem yang aman, ia pun menyoroti faktor selanjutnya yakni kenyamanan dan spirit dari pada nasabah.

"Apa yang kita lakukan di sini, kita juga menggunakan real-time decision engine atau algoritma pada saat nasabah apply lending," jelasnya lagi.

Bila sudah percaya dengan keamanan dan sistem, baru nasabah bisa nyaman dalam bertransaksi, apalagi SMBC Indonesia telah menerapkan real time information loan dan transaction monitoring system. 

"Jadi kalau kita bisa memprotect transaksi yang unauthorized, yang dari transaksi rekening, ataupun kartu yang digunakan nasabah, itu menjadi satu kewajiban buat kita, untuk kita memberikan piece of mind ke nasabah kita. Selain itu juga financial loss buat customer maupun bank," pungkas Irwan.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya