Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Selain Jakarta dan Aceh

Papua jadi Fokus Utama Pengamanan Nasional

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 21:36 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pengamanan di Papua menjadi salah satu fokus utama pemerintah untuk menjaga stabilitas nasional.

Begitu dikatakan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin usai rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 November 2025.

Kata Sjafrie, situasi keamanan Papua kembali disorot karena masih adanya gangguan yang menghambat aktivitas sosial dan pembangunan.


Pemerintah, sambungnya, menilai wilayah tersebut termasuk kawasan yang membutuhkan penjagaan khusus.

“Bahwa dalam rangka mendukung stabilitas nasional agar supaya pembangunan ini bisa berjalan aman dan lancar, kita telah menerima petunjuk-petunjuk dari Bapak Presiden,” ujarnya.

Sjafrie menyebut Papua menjadi salah satu wilayah prioritas penjagaan selain Jakarta dan Aceh.

Dia menegaskan bahwa pemerintah akan menempatkan pasukan dan menerapkan pendekatan keamanan baru di sana.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan itu memadukan cara teritorial dan operasi taktis untuk menjaga kedaulatan, sekaligus merangkul masyarakat.

“Kita akan menempatkan pasukan di Papua dan menerapkan satu metode yang kita sebut Smart Approach,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya