Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Terbang 0,84 Persen di Sesi I

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 13:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan sesi I pada Senin, 24 November 2025, dengan performa yang sangat impresif. Indeks utama ini berhasil membukukan kenaikan signifikan sebesar 0,84 persen, setara dengan penambahan 70,960 basis poin (bp), dan mengakhiri sesi siang di posisi 8.485,312.

IHSG telah bergerak di zona hijau sejak dibuka pada level 8.414,35 pagi tadi. Sepanjang sesi, indeks mencatatkan batas atas sementara (level tertinggi) yang menyentuh 8.488 dan level terendah pada 8.429.

Kekuatan pasar terlihat jelas dari dominasi saham yang menguat. Tercatat, sebanyak 367 emiten berhasil ditutup naik, jauh melampaui 286 saham yang mengalami pelemahan, sementara 303 saham lainnya terpantau stagnan. 


Tingginya minat beli juga terlihat dari total nilai transaksi yang mencapai Rp12,21 triliun, melibatkan perdagangan 23,47 miliar saham. 

Saham-saham yang menjadi primadona dengan nilai transaksi terbesar sesi ini termasuk BRMS (Bumi Resources Minerals), INET (Sinergi Inti Andalan Prima), serta BREN.

Hampir seluruh sektor yang tercatat di BEI kompak menyumbang penguatan. Sektor Konsumer Primer (IDXCYCLIC) menjadi pemimpin rally siang ini dengan kenaikan sebesar 2,32 persen. Sektor lain yang juga memberikan dorongan besar adalah Teknologi (IDXTECHNO) yang melesat 1,88 persen dan Infrastruktur (IDXINFRA) yang menguat 1,81 persen. 

Sektor Energi (IDXENERGY) juga tidak ketinggalan dengan kenaikan 1,64 persen. Sejumlah sektor lainnya seperti Bahan Baku, Kesehatan, Keuangan, Properti, Industri, Transportasi, dan Konsumer Non-Primer turut berkontribusi di zona hijau.

Sejalan dengan penguatan IHSG, indeks-indeks acuan lainnya juga kompak menguat. Indeks LQ45 tercatat naik 0,91 persen mencapai level 853,346. Sementara itu, indeks berbasis syariah, Jakarta Islamic Index (JII), melonjak 1,22 persen ke posisi 575,794. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya