Berita

Mantan Kepala DOGE Elon Musk (Foto: abc News)

Dunia

Lembaga DOGE Ternyata Sudah Dibubarkan Donald Trump

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 09:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Departemen Efisiensi Pemerintahan AS (DOGE),  sebuah lembaga baru yang dibuat Presiden Donald Trump untuk memangkas pemborosan dan birokrasi federal ternyata sudah bubar diam-diam delapan bulan lebih cepat dari jadwal.

Trump mendirikan DOGE segera setelah menjabat pada Januari, dan menunjuk Elon Musk sebagai “kepala efisiensi” pemerintahannya. Lembaga ini sempat dipromosikan besar-besaran sebagai upaya merampingkan struktur pemerintahan.

Namun kini, banyak fungsi DOGE disebut sudah diambil alih oleh Kantor Manajemen Personalia AS (OPM), yang bertindak sebagai HR pemerintah federal. Direktur OPM Scott Kupor bahkan mengatakan soal DOGE, “Itu tidak ada.”
Ia menambahkan bahwa badan tersebut “bukan lagi entitas terpusat.”

Ia menambahkan bahwa badan tersebut “bukan lagi entitas terpusat.”

Dikutip dari Reuters, Senin 24 November 2025, sejumlah staf kunci DOGE dikabarkan telah dipindahkan ke bagian lain pemerintahan. Meski demikian, pemerintahan Trump belum mengumumkan secara terbuka bahwa DOGE dibubarkan sebelum dekrit resmi pembubaran yang dijadwalkan pada Juli tahun depan.

Reuters mencatat bahwa Trump sejak lama sudah menyebut DOGE dalam bentuk lampau, menandakan lembaga itu sebenarnya sudah tidak berfungsi.

Isu mengenai masa depan DOGE mencuat sejak Juni ketika terjadi perseteruan antara Trump dan Elon Musk terkait “RUU besar dan indah” yang diusung presiden. Musk kemudian mundur sebagai pimpinan DOGE dan meninggalkan Washington.

Sebelum itu, DOGE menghadapi penolakan hukum atas rencana pemangkasan anggaran dan pemutusan ratusan ribu pegawai federal. 
Pada September, AP melaporkan Gedung Putih mulai mempekerjakan kembali ratusan pegawai yang sebelumnya dipecat oleh DOGE.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya