Berita

Intelektual muda NU Muhammad Sutisna. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Pimpinan PBNU Diminta Saling Berlapang Dada Demi Umat

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 03:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Prahara yang terjadi dalam tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai keluarnya risalah Syuriyah menjadi hal yang amat disayangkan bagi kaum nahdliyin.

Intelektual muda NU, Muhammad Sutisna menyikapi polemik itu dengan berharap bahwa ormas Islam terbesar di Indonesia ini mampu menjadi teladan bagi umat.    

“Sebagai anak muda NU, kami meminta para pemimpin NU menjadi teladan. Semua pihak perlu ‘tafassahu fil majaalis’, berlapang-lapang dalam sebuah majelis atau organisasi. Kelapangan hati adalah syarat pertama agar semua pihak bisa duduk bersama,” ucap Sutisna dalam pesan elektronik kepada RMOL, Senin, 24 November 2025.


Co Founder Forum Intelektual Muda ini juga mendorong para pimpinan PBNU untuk mengutamakan kepentingan umat dan rakyat di atas kepentingan kelompok. 

“Kedepankan tenggang rasa dan saling menghargai, jauhi egosentrisme yang menyebabkan organisasi semakin terjerembab ke dasar jurang. Saling mengevaluasi dalam kesabaran. Wa tawashau bil haq wa tawashau bis shabr," imbuhnya. 

Sutisna menyebut umat hari ini mengalami haus keteladan dari tokoh agama yang netral dan bijak. Apalagi NU secara historically selalu menjadi cahaya peradaban.  

“Jangan sampai karena persoalan politik menjadi redup dan umat semakin bingung. ?Menang jadi arang, kalah jadi abu. Jangan mau diadu domba,” pungkasnya.


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya