Berita

Ilustrasi

Politik

MAI Siap Kawal Sikap Tegas Prabowo pada Tambang Ilegal

MINGGU, 23 NOVEMBER 2025 | 22:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Majelis Adat Indonesia (MAI) siap mengawal dan mendukung sikap tegas Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas tambang ilegal dan memberdayakan koperasi tambang rakyat. 

Sekretaris Jenderal MAI, M. Rafik Datuk Rajo Kuaso menegaskan bahwa MAI siap menjadi garda terdepan dalam melindungi hak-hak masyarakat adat.

"Sikap kami sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan di sektor pertambangan," kata Rafik dalam keterangan tertulis, MInggu 23 November 2025.
 

 
DIa menyoroti bahwa praktik tambang ilegal seringkali merugikan masyarakat adat dan merusak lingkungan. 

Sambungnya, MAI menilai bahwa pemberdayaan koperasi tambang rakyat adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat dan mengurangi praktik tambang ilegal. 

Menurutnya, dengan memberikan akses yang lebih besar kepada masyarakat adat untuk mengelola sumber daya alam melalui koperasi, diharapkan dapat tercipta lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
 
"Kami percaya bahwa koperasi tambang rakyat adalah solusi yang berkelanjutan untuk mengelola sumber daya alam secara adil dan bertanggung jawab," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya