Berita

Salah satu pengolahan sampah daur ulang di ajang Pertamina Eco RunFest 2025. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina Eco RunFest 2025: Satukan Olahraga dan Gaya Hidup Berkelanjutan

MINGGU, 23 NOVEMBER 2025 | 19:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina Eco RunFest 2025 sukses digelar di Istora Senayan, Minggu, 23 November 2025.

Mengusung tema Energizing The Unity, ajang ini bukan sekadar olahraga lari melainkan ikut mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup berkelanjutan dan ramah lingkungan melalui pengelolaan sampah untuk didaur ulang menjadi bahan bernilai. 

PT Pertamina (Persero) berkolaborasi dengan Waste4Change, perusahaan penyedia solusi pengelolaan sampah (waste management) dari hulu ke hilir secara bertanggung jawab, sehingga diharapkan bisa ramah lingkungan dan berkontribusi terhadap program Zero-Waste Management


Pertamina di gelaran kali ini mengajak peserta merasakan edukasi langsung mengenai bagaimana pengelolaan sampah, melakukan langsung proses pemilahan sampah organik, anorganik dan residu.

Sejumlah rangers atau tim Waste4Change secara rutin berkeliling area untuk mengumpulkan sampah dari peserta. Sementara itu, peserta Pertamina Eco RunFest 2025 juga dapat membuang sampah mereka pada tempat sampah unik, berupa ring basket, yang telah disiapkan di beberapa lokasi. 

“Kami sangat bersyukur bisa menjalin kolaborasi kembali. Gelaran ini luar biasa memiliki banyak peminat, dan merupakan satu platform edukasi yang besar, sehingga memberi kami semangat untuk melakukan edukasi kepada para peserta,” kata Lead Marketing & Partnership Waste4Change, Pandu Priyambodo.

Sampah-sampah dan berbagai material yang dikumpulkan dari gelaran ini akan dikirimkan ke fasilitas Material Recovery Facility (MRF) Waste4Change, yang kemudian akan diproses detail untuk disortir lebih lanjut dan diproses untuk proses selanjutnya. 

Pemilahan sampah organik dan anorganik, sementara sampah residu diproses untuk menjadi bahan bakar alternatif.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, gelaran Pertamina Eco RunFest tahun 2024 menghasilkan kurang lebih 9,8 ton sampah, sehingga Pertamina Eco RunFest 2024 menjadi ajang berkonsep Zero Waste to Landfill. Tahun 2025, ia berharap hal tersebut juga bisa kembali dilakukan.

"Kami berharap bisa mengajak masyarakat untuk tidak hanya lari tapi juga memiliki pengalaman dan pengetahuan untuk menjalankan hidup yang berkelanjutan," tambah Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya