Berita

Gerakan gotong royong bertajuk “Warga Peduli Warga”. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Gotong Royong Mengalir, Aktivis Gandeng BUMN Bagikan Ribuan Paket Sembako

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 21:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gerakan gotong royong bertajuk “Warga Peduli Warga”, sebuah program pembagian paket sembako kepada masyarakat serta para driver ojek online berlanjut Sukoharjo, Jawa Tengah. 

Program ini terlaksana melalui kolaborasi Aktivis 98 Resolution Network dengan perusahaan BUMN Hutama Karya, sebagai bagian dari pelaksanaan komitmen perusahaan dalam Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kegiatan berlangsung di Dukuh Keden RT 3 RW 7, Kelurahan Dalangan, Kecamatan Tawangsari, serta di Balai Desa Pabelan, Sukoharjo, 


Wigit Bagoes Prabowo, perwakilan Aktivis 98 Resolution Network, mengatakan program ini melibatkan berbagai elemen dari sektor BUMN hingga swasta, selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Presiden Prabowo saat ini sudah berada di jalur yang benar menuju kemakmuran rakyat. Namun dalam proses penataan ini, pelayanan dan komunikasi kepada masyarakat harus terus diperkuat,” ujar Wigit dalam keterangan tertulis, Sabtu 22 November 2025.

Sebagai bagian dari kontribusinya kepada masyarakat, Hutama Karya saat ini juga tengah menjalankan Proyek Irigasi Inpres di enam kabupaten di Jawa Tengah, meliputi Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sragen, dan Karanganyar. 

Proyek ini menjadi elemen kunci dalam mendukung ketahanan pangan nasional, dengan menghadirkan infrastruktur irigasi yang memperkuat produktivitas pertanian rakyat.

Melalui keikutsertaan dalam program “Warga Peduli Warga”, Hutama Karya memperluas implementasi TJSL, tidak hanya melalui pembangunan fisik, namun juga melalui intervensi sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Dukungan sembako ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memastikan bahwa aktivitas pembangunan yang dilakukan menghadirkan dampak ekonomi dan sosial yang berimbang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya