Berita

Badan Pusat Statistik (BPS). (Foto: Istimewa)

Politik

Siap-siap! BPS Bakal Rekrut 190 Ribu Petugas Sensus

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 20:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pusat Statistik (BPS) akan merekrut 190 ribu petugas untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar pada Juni-Juli tahun 2026. 

Sensus besar-besaran yang dilakukan sekali dalam satu dekade ini akan mendata seluruh pelaku usaha di Indonesia.

Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi menyampaikan bahwa peluncuran resmi program akan dilakukan pada Januari 2026, disusul proses rekrutmen pada Februari 2026.


"Kami butuh 190 ribu petugas di lapangan, bisa dari mahasiswa, dosen, akademisi silakan bergabung karena ini sifatnya padat karya se-Indonesia," ujarnya dalam FGD sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Pekanbaru dikutip Sabtu, 22 November 2025.

"Bayaran tergantung jumlah responden yang mereka kumpulkan, kemungkinan bisa Rp3 juta–Rp5 juta per bulan," imbuhnya. 

Sonny menjelaskan sensus ekonomi merupakan pekerjaan besar BPS untuk memetakan seluruh pelaku usaha, mulai dari skala rumah tangga hingga perusahaan besar. Jeda 10 tahun ditetapkan karena struktur ekonomi nasional dapat berubah signifikan dalam rentang tersebut.

Ia menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak di seluruh wilayah, termasuk Pemerintah Provinsi Riau, wilayah dengan perekonomian terbesar kedua di Sumatera. 

Besarnya jumlah pelaku usaha di Riau membuat keterlibatan pemerintah daerah disebut menjadi krusial.

Sensus Ekonomi 2026 ini diharapkan memberikan gambaran utuh kondisi dunia usaha di seluruh Indonesia sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi jangka panjang.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya