Berita

Wakil Ketua Komisi XII DPR Sugeng Suparwoto (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Kilang dan Ketahanan Energi: Saatnya Pemerintah Tentukan Arah

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 15:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masa depan pengembangan kilang dinilai sangat bergantung pada kejelasan arah kebijakan pemerintah. Meski Indonesia sudah memiliki bauran energi yang disepakati, implementasinya dinilai belum tegas.

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Sugeng Suparwoto, menilai pengembangan kilang tak bisa dilepaskan dari persoalan konsumsi BBM yang terus meningkat. Menurutnya, tanpa kebijakan pengendalian yang jelas, kenaikan penggunaan BBM akan terus mengikuti pertumbuhan kendaraan. Sementara adopsi kendaraan listrik baru naik sekitar 12 persen per tahun, masih jauh tertinggal dari pertambahan kendaraan berbahan bakar minyak.

“Kalau sudah merumuskan bauran energi, sudah fix, lalu tentukan pemenuhannya dengan cara apa, misalnya apakah minyak kita biarkan seperti hari ini? Pemakaian BBM linear dengan pertambahan mobil tanpa ada pengendalian. Sekarang ada Electric Vehicle (EV) dengan insentif. Tapi antara pertambahan mobil EV dan kendaraan BBM tidak seimbang. EV baru 12 persen per tahun. artinya kendaraan BBM tetap naik lebih tinggi dari EV,” jelas Sugeng di Jakarta, dikutip redaksi Sabtu 22 November 2025. 


Sugeng mengingatkan bahwa mandat perluasan kapasitas kilang selama ini berada di tangan Pertamina. Namun pemerintah tetap harus memberi arah strategis yang konsisten. Roadmap kilang sebenarnya telah disiapkan sejak lama, tetapi berbagai dinamika global dan pandemi membuat pelaksanaannya tersendat. Kini keputusan tegas dibutuhkan agar ketahanan energi tak terus bergantung pada impor.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan fleksibilitas kilang agar Indonesia tidak hanya mengandalkan satu jenis minyak mentah. 

Pertamina saat ini menggarap proyek RDMP yang meliputi revitalisasi kilang Balikpapan, Balongan, Cilacap, Dumai, dan Plaju. 

Kilang Balikpapan menjadi proyek terbesar, dengan target peningkatan kapasitas dari 260.000 menjadi 360.000 barel per hari pada akhir tahun. Revamping Balongan sudah selesai dengan kapasitas naik menjadi 150.000 barel per hari. Sementara kilang Cilacap, Dumai, dan Plaju difokuskan untuk bisa mengolah crude berkualitas lebih sulit, serta mengembangkan green refinery guna mendukung transisi energi.

Sugeng menilai pengembangan kilang ke depan juga perlu diarahkan untuk memperkuat industri petrokimia yang masih defisit. Ia menyoroti NGRR Tuban sebagai contoh proyek yang ideal jika dikembangkan sebagai kompleks petrokimia agar ekonominya lebih berkelanjutan.

“NGRR Tuban bagus konsepnya kalau bangun kilang untuk sustain secara ekonomi. Kemudian kembangkan jadinya petrochemical industry complex. Supaya nilai keekonomian kilang sustain ubah jadi petrochemical,” jelas Sugeng.

Namun kelanjutan proyek Tuban disebut membutuhkan campur tangan pemerintah, mengingat kompleksitas kerja sama antarpemerintah dan dampak geopolitik, termasuk perang Rusia-Ukraina. “Ini perlu lobi antarnegara. Pertamina sudah mengeluarkan ratusan juta Dolar AS. Proyeknya harus jalan, bukan mangkrak,” tegasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya