Berita

Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham STAR Meroket setelah Dikendalikan Investor Asing dari Singapura

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 14:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Daftar emiten kecil Indonesia yang menjadi target akuisisi investor asing kembali bertambah. Kali ini giliran PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR), perusahaan yang bergerak di bidang grosir produk petrokimia, yang resmi berganti pengendali.

Akuisisi ini menjadi berita hangat di pasar modal, terutama karena dampaknya langsung terasa, di mana harga saham STAR langsung melonjak 9,09 persen ke level Rp96 per lembar pada penutupan perdagangan Jumat 21 November 2025. 

Perubahan kendali ini terjadi melalui transaksi negosiasi senilai Rp135,95 miliar pada 20 November 2025. Entitas asing yang masuk adalah Calculus Investment Pte. Ltd., sebuah perusahaan yang berbasis di Singapura.


Dikutip dari keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Calculus Investment resmi mengakuisisi 1.544.925.000 lembar saham STAR, atau setara dengan 32,19 persen kepemilikan. Dengan masuknya Calculus, kendali resmi beralih dari pemegang saham sebelumnya, PT Kencana Selaras Sejahtera.

 "Calculus Investment Pte. Ltd. juga akan memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, termasuk namun tidak terbatas pada pelaksanaan Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) kepada pemegang saham minoritas," isi kutipan dari keterbukaan informasi BEI

Aksi akuisisi ini memperkuat tren di mana emiten-emiten dengan kapitalisasi pasar kecil menjadi magnet bagi investor luar negeri. Bukan rahasia lagi, masuknya pengendali baru seringkali memicu spekulasi positif dan mendorong kenaikan harga saham yang signifikan.

Sebelum STAR, beberapa emiten lain, yang mayoritas diborong oleh entitas dari Tiongkok, juga mengalami lonjakan setelah akuisisi, seperti BLUE, PGJO, KRYA, dan KOKA. Kini, perhatian pasar tertuju pada STAR, menantikan strategi dan gebrakan apa yang akan dibawa oleh pengendali barunya dari Singapura.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya