Berita

Mediasi pihak kampus Kampus UTA 45 dengan Mahasiswa yang diskors karena gelar diskusi menolak gelar pahlawan Soeharto. (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Kampus UTA 45 Mediasi Diskors Mahasiswa Penolak Gelar Pahlawan Soeharto

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 20:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 (UTA ’45) Jakarta, Rudyono Darsono, turun langsung menangani polemik skorsing terhadap mahasiswa Damar Setyaji Pamungkas. 

Damar sebelumnya diskors karena menggelar diskusi penolakan Soeharto sebagai pahlawan nasional tanpa izin kampus dan mengundang pihak luar.

Rudy memanggil semua pihak terkait untuk mendengar penjelasan masing-masing. Hadir dalam pertemuan itu Damar, Kepala Kemahasiswaan Achmad Rofii, Kepala Keamanan Laode Ahmad Arifudin, serta Dekan Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Ilmu Sosial, Bobby Reza.


“Kita kasih kesempatan semua pihak memberikan penjelasan,” ujar Rudy lewat keterangan resminya, Jumat, 21 November 2025.

Damar menyampaikan protes atas sanksi yang diterimanya, namun tetap meminta maaf karena menggelar kegiatan tanpa izin kampus. Ia menegaskan diskusi itu bukan kegiatan politik praktis. 

Namun pihak kampus menilai lain. Dekan Bobby Reza menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dianggap bernuansa politik praktis dan tidak terkait agenda akademik. Apalagi kegiatan itu memicu respons kepolisian setelah undangan acara beredar luas.

“Polisi menyimpulkan kegiatan ini terafiliasi PDIP, karena terkait sejarah kampus dan warna almamater yang identik dengan merah,” kata Bobby.

Aparat kepolisian dari Polres Jakut, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri sempat mendatangi kampus. Kepala Kemahasiswaan Achmad Rofii bahkan melihat mereka memotret sejumlah titik di kawasan kampus. Polisi mengaku hadir untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dari pihak-pihak yang menolak diskusi tersebut.

Menyikapi ini, Rudy menjelaskan keterlibatannya sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk melindungi seluruh mahasiswa. Ia memahami alasan pihak keamanan mengambil langkah pencegahan, apalagi polisi disebut sudah berencana memeriksa Damar.

“Kami sebagai ayah ingin melindungi semua mahasiswa. Keamanan kampus harus dijaga,” ujar Rudy.

Ia membuka peluang sanksi skorsing dicabut, tergantung pembicaraan lebih lanjut antara Damar dan dekan. Rudy berpesan agar insiden ini menjadi belajar bersama. 

“Tak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan,” tandasnya.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya