Berita

Api melalap paviliun di KTT Iklim PBB COP30 di Belem, Brasil pada Kamis 20 November 2025 (Foto: Associated Press)

Dunia

Kebakaran Hebat di Konferensi COP30 Brasil

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebakaran melanda salah satu paviliun di konferensi iklim PBB COP30 di Belem, Brasil, pada Kamis, 20 November 2025, waktu setempat dan memaksa seluruh peserta dievakuasi. Tidak ada korban yang dilaporkan rdan api berhasil dikendalikan oleh petugas.

Menurut penyelenggara, kebakaran bermula di area dekat Paviliun China, salah satu lokasi acara sampingan dalam konferensi tersebut. Api kemudian cepat menjalar ke paviliun-paviliun lain di sekitarnya, termasuk beberapa paviliun Afrika dan area yang diperuntukkan bagi pemuda.

"Kebakaran diduga dipicu oleh kerusakan generator atau korsleting listrik di sebuah bilik telepon," kata Gubernur Para, Helder Barbalho, dikutip dari Associated Press, Jumat 21 November 2025.


Dikatakan bahwa struktur paviliun terbuat dari kanvas dan material ringan yang membuat api mudah menyebar.

Sejumlah bagian lokasi KTT memang masih dalam tahap pembangunan ketika konferensi dibuka. Koridor belum sepenuhnya selesai, beberapa paviliun masih ditutupi plastik, dan aktivitas konstruksi bahkan sempat terdengar saat pemimpin dunia menyampaikan pidato.

Gabi Andrade, relawan dari kota Belem, mengaku melihat asap hitam saat sedang mengunjungi Paviliun Singapura. Seorang petugas keamanan segera mengarahkannya keluar sambil berteriak “kebakaran”. Ia menyebut insiden ini memukul perasaan banyak warga lokal yang telah bekerja keras menyukseskan COP30.

Belum ada kepastian kapan pembicaraan konferensi akan dilanjutkan. Namun pemerintah Brasil memastikan situasi telah aman dan investigasi penyebab kebakaran sedang berjalan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya