Berita

Peserta Devoteam CIO Summit 2025. (Foto: Dokumentasi Devoteam)

Bisnis

Devoteam CIO Summit 2025 Bidik Ekspansi Besar ke Asia Tenggara

KAMIS, 20 NOVEMBER 2025 | 21:22 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Devoteam Indonesia resmi mengumumkan rencana ekspansi agresif ke empat negara Asia Tenggara Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam dalam lima tahun ke depan. Pengumuman ini disampaikan pada gelaran Devoteam CIO Summit 2025: The 4th Edition di Labuan Bajo.

Acara tahunan ini menghadirkan 40 pemimpin teknologi dari industri utama seperti Financial Services (38,5 persen), Media & Entertainment (18 persen), serta Infrastructure & Telecommunication (12,8 persen), membahas implementasi teknologi generasi baru dengan fokus pada Agentic AI, Productivity & Collaboration, dan Security.

Chief Operating Officer (COO) Devoteam Indonesia Bagus Saptopo mengatakan acara ini tidak hanya menegaskan posisinya sebagai mitra transformasi digital terdepan di Indonesia, tetapi juga menjadi momen penting peluncuran rencana ekspansi regional Devoteam.


“Dengan bangga, kami mengumumkan komitmen Devoteam untuk memulai perluasan bisnis ke Asia Tenggara mulai tahun 2026. Ini adalah langkah strategis untuk membawa keahlian digital kami ke pasar yang lebih luas dan menandai awal dari pertumbuhan signifikan Devoteam di tingkat regional," ujar Bagus Saptopo dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 20 November 2025.

Tahun ini Devoteam menempatkan Agentic AI sebagai prioritas strategis bagi perusahaan di Indonesia dan Asia Tenggara. Teknologi ini dinilai akan menjadi katalis dalam meningkatkan efisiensi operasional, otomatisasi keputusan, serta penciptaan nilai bisnis yang lebih cepat dan terukur.

Pengumuman produk Gemini for Enterprise dari Google Cloud membuka sesi utama, diikuti diskusi mendalam “Beyond the Hype: Practical Applications of Agentic AI to Drive Growth and Efficiency” yang dipandu oleh Fauzal Atmodirono, CTO Devoteam Indonesia.

Di sisi keamanan, sesi “Defending the Future: Architecting a Proactive Security Posture in the Age of AI” menegaskan pentingnya membangun fondasi keamanan modern di tengah adopsi AI yang semakin luas. Sementara itu, panel Productivity & Collaboration membahas penerapan alat kolaborasi berbasis AI untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.

Devoteam Menuju Pemimpin Asia Tenggara

Dalam keynote-nya, Devoteam menyatakan komitmen untuk menjadi pemain kunci dalam transformasi digital kawasan Asia Pasifik. Ekspansi ke Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam menjadi langkah strategis yang memperluas kehadiran perusahaan di pasar teknologi berbasis cloud dan AI.

Sebagai simbol kolaborasi yang erat, Devoteam dan Google Cloud melakukan pertukaran cinderamata antara kedua pihak pada akhir acara.

Dengan antusiasme tinggi peserta dan kehadiran narasumber strategis dari Google Cloud serta berbagai perusahaan besar, CIO Summit 2025 kembali menegaskan posisi Devoteam sebagai mitra terpercaya bagi organisasi yang ingin mempercepat transformasi digital melalui AI, cloud, dan keamanan modern.

Acara tahun ini juga menandai pergeseran lokasi untuk pertama kalinya dari Bali ke Labuan Bajo, memperkuat identitas Devoteam sebagai penyelenggara acara teknologi yang inovatif dan relevan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya