Berita

Presiden Prabowo Subianto di peresmian operasional lima proyek infrastruktur nasional di Kabupaten Bantul, Rabu,19 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta Anak Sekolah Tak Lagi Dikerahkan Sambut Kedatangannya

RABU, 19 NOVEMBER 2025 | 14:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto meminta agar anak-anak sekolah tidak lagi dikerahkan untuk menyambut kedatangannya saat melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah di Indonesia. 

Pesan tersebut ia sampaikan dalam peresmian lima proyek infrastruktur nasional di Kabupaten Bantul, Rabu, 19 November 2025.

Prabowo mengatakan dirinya terkesan melihat antusiasme masyarakat, termasuk para pelajar, yang berdiri di sepanjang jalan saat ia melintas. 


Namun, ia mengaku khawatir anak-anak harus menunggu lama di bawah terik matahari. Karena itu, ia meminta agar diterbitkan surat resmi kepada para bupati dan wali kota agar tidak lagi melibatkan pelajar dalam penyambutan kunjungan presiden.

“Saya minta Seskab dibuatkan surat ke semua bupati dan wali kota, kalau saya kunjungan kerja mohon anak-anak sekolah tidak perlu menyambut saya di pinggir jalan. Biarkan mereka di sekolah masing-masing," kata Prabowo. 

Kepala Negara menjelaskan bahwa jika para pelajar ingin melihat kegiatan kunjungan presiden, mereka dapat menyaksikannya melalui siaran televisi. 

Ia bahkan menilai lebih baik jika dirinya menyempatkan masuk ke ruang kelas, dibanding membuat murid-murid menunggu di luar ruangan.

“Saya seneng tiap kali liat wajah wajah rakyat wajah wajah anak anak itu saya juga tambah semangat, saya tambah muda karena energi dari mereka, tapi saya kasian mereka nunggu lama di bawah panas terik matahari saya khawatir mengurangi waktu jam sekolah mereka," ujarnya. 

Prabowo menegaskan kembali imbauannya kepada seluruh kepala daerah. 

“Saya mohon para bupati dan wali kota di seluruh Indonesia, kalau saya datang tidak perlu anak-anak sekolah dikerahkan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya saat meresmikan lima proyek infrastruktur nasional yang dilaksanakan secara hybrid. 

Agenda utama berlangsung di Jembatan Kabanaran, Bantul, salah satu proyek strategis yang memperkuat konektivitas jalur selatan Jawa.

Proyek yang diresmikan meliputi Jembatan Kabanaran di Bantul, Underpass Gatot Subroto di Medan, Underpass Joglo di Surakarta, Flyover Cangguk di Magelang, serta Jembatan Sambas Besar di Kalimantan Barat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya