Berita

Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Safi. (Foto: Istimewa)

Politik

Rektor UTM: KEK Tembakau Harus jadi Terobosan Nasional

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 22:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gagasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau bisa menjadi momentum untuk memperbaiki kebijakan tata ekonomi Madura secara komprehensif.

Begitu dikatakan Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Safi saat memberikan sambutan dalam Seminar KEK Tembakau yang diselenggarakan Komunitas Muda Madura (Kamura) di UTM Bangkalan, Senin, 17 November 2025

“Ini harus menjadi terobosan nasional. Tidak bisa Madura terus berada di barisan paling belakang dalam indikator-indikator ekonomi," kata Safi.


Safi menilai forum ini penting karena menyentuh persoalan ekonomi yang paling mendasar di Madura, khususnya tentang tataniaga dan hilirisasi tembakau.

“Ini gagasan luar biasa dari Kamura dan BEM UTM. Kami bangga UTM menjadi tuan rumah untuk mengurai persoalan Madura, khususnya dari sisi ekonomi tembakau," tuturnya.

Lebih lanjut, Safi memastikan bahwa UTM siap menjadi pusat riset dan pengetahuan bagi industrialisasi Madura.

“UTM siap menjadi pusat gagasan, pusat riset, dan pusat kebijakan untuk Madura. Kita bersama-sama mengawal agar KEK Tembakau benar-benar terwujud," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya